#Covid-19#pemprov

Zona Merah di Lampung Wajib WFH 75 Persen

Zona Merah di Lampung Wajib WFH 75 Persen
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat Rakor dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan dan penangananan Covid-19 secara daring di Mahan Agung, Senin, 3 Mei 2021. Dok ADPIM


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mewajibkan pemberlakuan work from home (WFH) sebanyak 75% bagi perkantoran yang berada di zona merah persebaran covid-19. Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 045.2/87/VI/POSKO/2021.

Dengan pemberlakuan itu, perusahaan hanya boleh mempekerjakan 25% pegawai di kantor. Sementara untuk di wilayah selain zona merah maksimal 50%.

Perkantoran harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Pengaturan kerja dilakukan secara bergantian untuk menghindari kerumunan.

Baca: Keterisian Tempat Isolasi di Lampung Capai 66,28 Persen

 

Selama menjalani WFH, setiap pegawai dilarang melakukan mobilisasi ke luar daerah. SE disesuaikan dengan pengaturan dari masing-masing lembaga atau perangkat daerah.

Selain itu, pembatasan maksimal 25% juga berlaku bagi pengunjung rumah makan serta pusat perbelanjaan. Selain pembatasan kapasitas, kedua objek itu juga hanya boleh buka hingga pukul 20.00 WIB.

Peraturan tersebut berlaku bagi perkantoran atau lembaga kementerian, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, termasuk swasta. SE telah ditandatangani serta berlaku mulai hari ini, Jumat, 25 Juni 2021.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait