#teknologi#indonesiaemas

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Erick Thohir Dorong Masyarakat Ikut Perkembangan Teknologi

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Erick Thohir Dorong Masyarakat Ikut Perkembangan Teknologi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat mengisi seminar i IBI Darmajaya. (Foto:Lampost/Andre PN)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong masyarakat untuk bermipi Indonesia menjadi generasi emas di tahun 2045, dengan mengikuti disrupsi perkembangan dunia dan membaca perkembangan zaman.

"Kalau hanya mimpi tanpa kerja keras sama aja bohong. Mimpi harus kita kerjakan sungguh-sungguh dengan kapabilitas kita," katanya saat mengisi seminar 'Peran Pemerintah dan Masyarakat Dalam Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045' Aula Rektorat IIB Darmajaya, Sabtu, 30 Januari 2022.

Ia mengatakan kalau dunia melihat Indonesia punya potensi untuk ranking 4 secara ekonomi.

Lalu market Indonesia yang besar, jika tidak dipakai untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat kita, maka akan dimanfatkan oleh bangsa lain.

"Maka dari itu pemerintah punya keberpihakan untuk merdeka dan mandiri secara Sumber Daya Alam (SDA) dan ekonomi, sudah lama SDA kita ini dibagi oleh negara lain," ujarnya.

Menurutnya, saat ini sekarang sudah memasuki era knowledge based economy, yang artinya pertumbuhan ekonomi tidak hanya mengandalkan sumber daya alam tapi manusianya.

"Contoh traditional farming and forestry, kalau kita punya usaha agrikultur tapi tidak menggunakan teknologi pertanian sekarang kita akan tertinggal. Kalau kita tidak mengikuti teknologi pertanian kita akan kalah dengan Rwanda nantinya," tuturnya.

Sudah waktunya Indonesia ekosistem sendiri, punya road map sendiri. Bukan ekosistem China bukan ekosistem Amerika, harus punya sendiri.

"Tentu dengan segala kerendahan hati kami memastikan Indonesia maju, Indonesia yang makmur, dan Indonesia yang mendunia. Kita harus punya road map dan ekosistem sendiri, bukan punya orang lain," katanya.

Ia juga menjelaskan kita sekarang berhadapan dengan 3 disrupsi yang datang bersamaan.

"Ini disrupsi terberat yang dihadapi manusia, disrupsi digital, disrupsi pasar global, disrupsi kesehatan," jelasnya.

Erick menyampaikan dengan adanya 3 disrupsi ini ekosistem yang dibentuk oleh BUMN adalah kapal induk besar yang harus dirajut dengan melek teknologi.

"Karena 2034 Indonesia membutuhkan 17 juta tenaga kerja yang melek teknologi, " katanya.

Karena itu ia mengajak masyarakat memperbaiki ekosistem Indonesia dengan tidak bergantung pada impor, mencoba untuk mandiri.

"Maka dari itu talenta muda juga harus ikut andil dalam pembangunan Indonesia," ajaknya.

Oleh karena itu keberpihakan BUMN yakni memberikan talenta muda dan talenta perempuan, dan tujuan BUMN 2022 5% sudah diisi oleh talenta muda di bawah 42 tahun.

Terakhir ia juga menyampaikan BUMN membuka juga program magang mahasiswa, bekerja sama dengan banyak universitas. Kata Erick saat ini sudah ada 3200 magang di BUMN.

"Tujuannya apa mendorong kapabilitas mengenal dunia kerja, mendapat sertifikasi magang BUMN, dan berkesempatan berkarir di BUMN," pungkasnya.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait