#surfing#krui#pesisirbarat

WSL Krui Pro 2022 Resmi Ditutup

WSL Krui Pro 2022 Resmi Ditutup
Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal dan pemenang Krui Pro QS 5000 Jesse Mendes saat penutupan event internasional tersebut di Pantai Tanjungsetia, Pesisir Barat, Jumat, 17 Juni 2022. (Lampost.co/Yon Fisoma)


World Surf League (WSL) Krui Pro QS5000 resmi ditutup. Peselancar asal Italia Jesse Mendes menjadi yang terbaik pada gelaran surfing internasional itu usai mengalahkan peselancar Selandia Baru, Billy Stairmand.


Jesse Mendes unggul dengan perolehan 17.83 poin, sedangkan peselancar asal Selandia baru, Billy Stairmand memperoleh 15.57 poin. Pertandingan berlangsung selama 1 heat  berdurasi 35 menit.

Jesse Mendes mengatakan dia sangat senang bisa menjuarai event tersebut. Dia beruntung bisa mendapatkan ombak-ombak bagus pada babak final.

"Saya sangat senang dan beruntung bisa mendapatkan ombak yang bagus pada penampilan final sehingga saya bisa memberikan penampilan terbaik saya hari ini," kata dia, Jumat, 17 Juni 2022. 

Jesse mengatakan kontur ombak di Pesisir Barat sangat bagus. Hal itu berbeda dengan negara asalnya yang kontur ombaknya berpasir. Dia senang bisa berkompetisi di ajang WSL Krui Pro.

"Ombaknya sangat bagus, saya senang bisa mengikuti event ini. Kontur ombak di Pesisir Barat ini berbeda dengan yang ada di negara saya yang berpasir. Namun, saya tetap senang dan ingin kembali lagi kemari," ujarnya. 

Baca juga: Sandiaga Uno Buka WSL Krui Pro 5000 di Tanjungsetia

Di sisi lain, Peselancar andalan Indonesia, Rio Waida tersisih pada semifinal. Dia tidak merasa kecewa atas hasil yang didapat. Hal itu akan menjadi motivasi untuk terus berlatih untuk mengikuti event-event lainnya. Rio menyatakan belum familier dengan ombak dan cuaca di tempat itu. Menurutnya, faktor cuaca dan dukungan ombak yang kurang bagus saat bertanding menjadi penyebab kekalahannya.  

"Meski demikian ombak Pesisir Barat sangat bagus dan saya senang. Saya tidak kecewa dengan hasil hari ini. Pada semifinal ada beberapa kesalahan yang saya lakukan. Namun, itu akan saya jadikan motivasi untuk terus belajar agar tahun mendatang bisa mendapatkan juara," katanya. 

Rio menargetkan masuk Championship Tour dan olimpiade Paris 2024 seperti yang diproyeksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno beberapa waktu lalu.

"Pada Juli mendatang saya akan mengikuti event challenge series surfing di Afrika Selatan. Mudah-mudahan ke depan saya bisa memberikan penampilan terbaik dan memberikan juara untuk Indonesia," ujar dia. 

Sedangkan pada kategori Men's Junior 1000, peselancar asal Australia Jamie Thomson juga keluar sebagai juara dengan perolehan 17.00 poin. Dia mengalahkan teman senegara-nya Jarvis Earle yang memperoleh 14.14 poin. Selanjutnya, disusul atlet selancar asal Brazil Leo Casal dengan perolehan nilai 12.77 poin. Posisi terakhir ditempati oleh atlet selancar dari Australia bernama Saxon Reber dengan perolehan nilai 12.67. Pertandingan yang berlangsung selama 25 menit itu menampilkan 1 heat yang diisi oleh empat peserta pada babak final.

Setelah pertandingan di kelas Men's Junior selesai, pertandingan dilanjutkan di kelas Women's Junior. Peselancar asal Jepang Sai Maniwa menjadi pemenang kelas Womens Junior dengan perolehan 13.33 poin.

Peringkat kedua ditempati atlet dari Australia Willow Hardy dengan perolehan nilai 12.53. Pada posisi ketiga diisi oleh peselancar asal Jepang Sara Wakita dengan perolehan 11.36 poin, dan keempat diisi oleh teman senegaranya Nanaho Tsuzuko dengan perolehan 10.30 poin.

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal berterimakasih kepada semua pihak atas suksesnya event internasional tersebut. Menurutnya, bukan hal mudah untuk menyelenggarakan event tersebut pada tahun ini. Namun, berkat kekompakan dan kerja sama disertai dukungan masyarakat, event itu terselenggara dengan baik. Ia mengatakan pada 2023 Pesisir Barat akan menggelar event serupa dengan kelas lebih tinggi yaitu Krui Pro QS10.000.

Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saeful Rahman mengatakan kejuaraan itu berlangsung lancar, sukses, dan aman berkat dukungan dari semua pihak.

"Ini berkat dukungan semua pihak baik pemerintah daerah, penyelenggara, pihak keamanan, maupun masyarakat yang mendukung lancarnya kegiatan ini. Saya sebagai Kapolres berterimakasih atas ketertiban dan keamanan yang diciptakan bersama. Ke depannya, ini dapat dijadikan momentum untuk membangkitkan gairah pariwisata di Pesisir Barat. Dengan demikian, kabupaten ini kembali diminati oleh wisatawan mancanegara dan domestik," kata Kapolres.

Pantauan lampost.co di lokasi, gelaran surfing itu ditutup oleh Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal. Kegiatan itu juga dihadiri Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saeful Rahman, jajaran pejabat dari pusat, provinsi, dan Pemkab. 
Lokasi penutupan terlihat ramai karena pengunjung dan peserta berbaur. Area parkir motor mobil di luar lokasi acara penuh dengan kendaraan. 

Penyerahan trofi bukan hanya kelas QS 5000 untuk pria, melainkan untuk para pemenang QS 5000 wanita. Selain itu, untuk kelas junior pria dan wanita.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait