#workshop#humaniora#pendidikan#generasimuda

Workshop 'Menjadi Apresiator Seni Terhebat' Ajak Generasi Muda Kreatif Berkarya

Workshop 'Menjadi Apresiator Seni Terhebat' Ajak Generasi Muda Kreatif Berkarya
Foto: Lampost.co/Atika


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kegiatan workshop bertema 'Menjadi Apresiator Seni Terhebat' dilaksanakan di UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung, Jalan Cut Nyak Dien No. 24 Bandar Lampung, Jumat, 6 September 2019. Workshop tersebut merupakan suatu program bimbingan dan edukasi serta menjadi bagian rangkaian acara pemeran dan pagelaran seni se-Sumatra XXII pada 4-7 September 2019.

Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto mengatakan kegiatan ini berfokus pada generasi muda untuk mendapatkan hal positif dan dapat mengembangkan kreatifitasnya. Apresiasi penuh juga untuk seluruh guru seni yang menghadiri workshop hari ini agar dapat menyalurkan pengetahuannya untuk anak murid di sekolah.

"Saya tidak mengharuskan semua anak menyalurkan kreativitasnya dalam bentuk seni. Hanya saja harapan saya anak dapat memutuskan apa yang harus dilakukan dalam bentuk hal yang positif. Selain itu juga era digital seperti saat ini sangat berpengaruh dalam melakukan kegiatan, sehingga alangkah baiklah jika ponsel dan sebagainya digunakan dalam arah yang positif, seperti menjadi konten creator seperti yang sedang banyak saat ini," kata dia.

Ia juga berharap agar pemerintah dapat memberikan panggung dan ruang untuk anak di Lampung agar dapat menyalurkan kreativitasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Sulpakar menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini sangat didukung penuh guna merubah karakter anak muda di zaman sekarang, terkhususnya di Lampung. Banyaknya pergaulan bebas yang menjurus kearah negatif membuat generasi muda sulit untuk mencari jati diri dan tidak ada niat atau kemauan untuk berkreativitas.

"Salah satu upaya pemerintah dapat mengembangkan minat dan bakat tidak hanya dalam bentuk seni. Sehingga akan terbentuknya karakter yang baik, kejujuran dan tanggung jawab serta mencintai warisan leluhur yang ada di Lampung maupun Indonesia," kata dia.

Program bimbingan dan edukasi ini juga bertujuan untuk menciptakan kader inisiator yang akan menularkan etika, sikap, dan perilaku yang baik dalam mengapresiasi karya seni rupa kepada lingkungan terdekat atau bahkan orang baru di sekitar. Hal ini merupakan wujud upaya Galeri Nasional Indonesia untuk mengajak masyarakat khususnya siswa sekolah terlibat secara aktif ikut serta melestarikan karya seni rupa dengan cara sederhana.

EDITOR

Atika*

loading...




Komentar


Berita Terkait