#wisata#pariwisata

Tempat Wissata Lampung Mulai Diserbu Kendaraan Luar Kota

Tempat Wissata Lampung Mulai Diserbu Kendaraan Luar Kota
Pantai Ringgung mulai didatangi kendaraan berplat luar daerah seperti Palembang dan Jakarta. MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Beberapa objek wisata di Lampung mulai ramai dikunjungi wisatawan jelang pergantian tahun. Meski ada larangan untuk merayakan pergantian tahun, kendaraan wisatawan luar daerah sudah mulai wara-wiri di sekitar lokasi wisata.

Seperti yang terlihat di Pantai Ringgung, kendaraan berplat luar daerah seperti Palembang dan Jakarta sudah berjajar rapih di area parkir. Bahkan ada yang sudah berencana untuk bermalam di salah satu wisata pulau di Pesawaran saat pergantian tahun.

“Sudah mulai ramai wisatawan dari luar kota, hari ini saja saya mengantar tiga rombongan dari Palembang,” ujar Ilham, salah satu pemilik perahu angkutan wisatawan, Rabu, 29 Desember 2021.

Ilham mengatakan ada peningkatan jumlah pengunjung pada momen akhir tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan pemerintah sudah memberikan pelonggaran kegiatan masyarakat.

“Karena sudah nggak PPKM kayak dulu, jadi tahun ini lebih ramai. Tadi ada yang saya antar ke Pahawang dan minta jemput tanggal 1 (Januari) tahun depan,” katanya.

Mengenai aturan tutup sementara saat pergantian tahun, Ilham mengaku pasrah dan tidak akan melanggarnya. Meski diakuinya aturan ktu sedikit memberatkan para pelaku wisata.

“Kalau untuk kebaikan ya kami nggak bisa perotes, yang penting tutupnya jangan lama-lama,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Promosi dan Sosmed Lengkung Langit, Ginanjar Haryono mengatakan mendekati momen akhir tahun jumlah pengunjung tak mengalami kenaikan yang signifikan.

“Dari data pengunjung, kebanyakan memang pengunjung berasal dari luar Lampung, seperti Jakarta, Palembang, Bandung dan luar Bandar Lampung, seperti Metro, Tanggamus, dan yang lainnya,” kata dia.

Mengenai antisipasi lonjakan pengunjung pada momen pergantian tahun, Ginanjar mengatakan penerapan protokol kesehatan 5M kepada pengunjung akan terus diperketat.

“Kalau untuk prokes, kami sesuai anjuran pemerintah, menerapkan 5 M, menggunakan aplikasi peduliLindungi, dan kami juga sudah menyiapkan satgas internal yang setiap saat berkeliling untuk mengingatkan pengunjung terkait prokes,” ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait