#Pemkab

Winarti Tunjuk Asisten I sebagai Plt Kadis Pendidikan

Winarti Tunjuk Asisten I sebagai Plt Kadis Pendidikan
Ilustrasi. Google Images


Menggala (Lampost.co) -- Bupati Tulangbawang (Tuba) Winarti menunjuk Asisten I, Ahmad Suharyo sebagai pelaksana tugas (Plt) Kadis Pendidikan setempat menggantikan Nazaruddin.

Penunjukan tersebut dilakukan setelah Nazaruddin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan 2019.

"Terhitung hari ini, Ahmad Suharyo ditunjuk sebagai Plt. Kadis Pendidikan menggantikan Nazaruddin,"ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tuba, Anthoni kepada lampost.co, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 3 Februari 2021.

Anthoni menjelaskan serahterima jabatan kadis Pendidikan tersebut dilakukan hari ini, Rabu, 3 Februari 2021. Alasan penunjukan Plt tersebut karena Nazaruddin menyatakan mengundurkan diri dari jabatan karena alasan sakit.

 "Pak Nazaruddin mundur karena alasan kesehatan. Disisi lain dia ditetapkan pihak kejaksaan  sebagai tersangka dalam dugaan kasus DAK 2019," kata dia

Terkait dengan pengisian kadis defenitif, kata dia, tim Baperjakat sedang melakukan pengkajian dan penilaian terhadap sejumlah nama yang memenuhi syarat untuk ditempatkan diposisi tersebut.

"Yang pasti, Plt ini bisa lebih cepat, bisa juga mencapai tiga bulan. Semuanya tergantung pimpinan dan proses izin pengisian dari KASN," tambahnya.

Terkait dengan kasus Nazaruddin, lanjutnya, pemkab menyerahkan sepenuhnya dengan proses hukum. Meskipun demikian kata dia, pemkab tetap meminta semua pihak dapat mengedepankan azas praduga tidak bersalah.

"Inikah kasus pidana individu yang berkaitan dengan tindakan dugaan korupsi, bukan kasus perdata makanya kita tidak memberikan pendamping hukum," ujarnya.

Ia menambahkan Plt akan melanjutkan semua program pendidikan yang telah direncanakan dan diprogramkan dalam APBD 2021 sebelum ditunjuk pejabat defenitif.

"Semua pelayanan tetap berjalan karena didinas inikan ada pejabat eselon III dan IV dan sekarang sudah ada Plt. Jadi tidak ada alasan pelayanan terganggu," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait