#anginkencang#putingbeliung

Winarti Kucurkan Anggaran Puluhan Juta untuk 78 Korban Terdampak Angin Puting Beliung 

Winarti Kucurkan Anggaran Puluhan Juta untuk 78 Korban Terdampak Angin Puting Beliung 
Bupati Tulangbawang Winarti menyalurkan bantuan warga korban bencana puting beliung, Senin, 30 Mei 2022. (Lampost.co/Rahman Wijayanto)


Menggala (Lampost.co) -- Bupati Tulangbawang Winarti mengucurkan anggaran sebanyak Rp49.285.000 untuk 78 korban terdampak bencana angin puting beliung. Bersama para pejabat di lingkungan pemerintahan, Winarti datang ke lokasi untuk memberikan doa dan dukungan kepada warga yang terdampak menyampaikan rasa keprihatinannya. 


Ia berharap warga terdampak bencana angin ribut ini dapat kembali semangat menata kehidupan.

"Bapak, Ibu, harus tetap sabar dan semangat. Semoga segalanya cepat membaik dan tidak ada lagi bencana di Tulangbawang," ujar Winarti, Senin, 30 Mei 2022. 

Menurut bupati, bantuan yang diberikan ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk rakyatnya. Untuk itu, pemerintah daerah mengajak semua lapisan masyarakat untuk selalu kompak bersatu. Gotong royong demi kemajuan Tulangbawang.

Sebelumnya diberitakan, angin puting beliung menerjang Kampung Ajijaya KNPI, Kecamatan Gedungaji, pada Jumat sore, 27 Mei 2022 sekira pukul 17.30 WIB.

Kepala Kampung Ajijaya KNPI Suratno mengatakan, angin puting beliung tersebut bermula saat terjadi hujan deras disertai angin dan petir.

Beberapa saat kemudian, tiba-tiba angin datang semakin kencang. Atap kios dan rumah warga yang rata-rata terbuat dari asbes di wilayah Pasar Kampung Ajijaya KNPI kemudian mulai terangkat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga dibantu petugas BPBD, aparat kepolisian bersama TNI kemudian gotong royong membersihkan sisa-sisa puing atap yang rusak.

Warga RK 02, RT 04, Samaji (45), yang rumahnya terkena dampak puting beliung mengungkapkan, kejadian bermula saat hujan deras diikuti petir dan angin kencang. Tidak lama, angin tersebut mengangkat atap asbes rumahnya.

"Saya lihat atap rumah saya terbang. Saya kemudian lari menurunkan meteran listrik dan evakuasi keluarga ke luar rumah," terangnya.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait