#priaterjatuhkelaut#pencariankorban

Pencarian Korban KMP Nusa Jaya Diperluas

Pencarian Korban KMP Nusa Jaya Diperluas
Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap penumpang KMP Nusa Jaya yang jatuh kelaut. Pada hari ketiga belum juga ditemukan, Minggu, 1 November 2020. Dok. SAR


Kalianda (lampost.co) -- Pencarian penumpang KMP Nusa Jaya yang  jatuh ke laut sekitar perairan Pulau Tempurung, Selat Sunda, belum membuahkan hasil hingga hari ketiga. Tim Basarnas gabungan akan melakukan operasi pencarian selama tujuh hari sejak terjadi insiden kecelakaan laut. 

"Upaya pencarian terhadap korban sampai hari ketiga ini belum ditemukan dan akan dilanjutkan besok pagi,  Senin, 2 November 2020," kata Koordinator SAR PT ASDP Cabang Utama Merak, Ramiadi kepada Lampost.co, Minggu malam, 1 November 2020.

Radmiadi menegaskan pencarian akan dilakukan selama tujuh hari sejak korban terjatuh ke laut pada Jumat, 30 Oktober lalu. Menurut dia, upaya pencarian telah meluas hingga radius 45 nautical miles (NM) dari lokasi penumpang jatuh ke laut. 

"Pencarian akan dilanjutkan besok pagi dengan memperluas area pencarian hingga perairan Bakauheni, " katanya.  

Bersama petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas Banten, Polairud Polda Banten, dan Lanal Banten, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Basarnas Lampung. 

"Apabila Basarnas Lampung mendapat informasi dari  masyarakat maupun nelayan pesisir Lampung  agar segera menginformasikan ke Basarnas Banten," ujarnya. 

Diketahui, indiden tersebut terjadi saat KMP Nusa Jaya dalam perjalanan dari Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, tiba-tiba seorang penumpang pria yang diperkirakan berusia 20 tahun ke atas terjatuh saat berada di upper deck atas.  Pria yang mengenakan sweater merah dan celana jins itu diduga melompat ke laut sekitar pukul 13.45 WIB,  saat kapal berada pada posisi lintang 05*54.371*5 bujur 105*. 55.818.E atau perairan barat Pulau Tempurung. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait