#covid-19#viruskorona#ibadahhaji

WHO Puji Pelaksanaan Ibadah Haji Nihil Kasus Covid-19

( kata)
WHO Puji Pelaksanaan Ibadah Haji Nihil Kasus Covid-19
Ibadah haji 2020 diselenggarakan terbatas di tengah pandemi Covid-19.AFP.

Riyadh (Lampost.co) -- Arab Saudi dinilai berhasil menjalankan ibadah haji terbatas di tengah pandemi virus korona (Covid-19) karena tidak ditemukan adanya kasus infeksi.

Pemerintah Arab Saudi menerapkan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan yang luar biasa ketat dan aman untuk para peserta haji. Atas upayanya, Negeri Petrodolar dipuji otoritas kesehatan dan pemimpin dunia.

Beberapa pujian diberikan Liga Muslim Dunia dan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. "Selamat kepada Kerajaan Arab Saudi karena telah menyelenggarakan haji yang aman," kata Ghebreyesus, dilansir dari Gulf Today, Selasa, 11 Agustus 2020.

"Keberhasilan ini tidak lepas dari demonstrasi yang kuat atas apa yang harus dilakukan negara-negara untuk beradaptasi dengan kenormalan baru," ujarnya.

Upaya pemerintah untuk menerapkan tindakan pencegahan yang ketat didukung penerapan teknologi pemantauan pengendalian massa yang dikembangkan bersama dengan WHO. Salah satunya dengan memasukkan teknologi pelacakan dan pemantauan kesehatan melalui aplikasi digital.

Biasanya, ibadah haji merupakan pertemuan keagamaan terbesar di dunia. Akibat pandemi virus korona tahun ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, jutaan umat Islam dari seluruh dunia tidak dapat turun ke tempat-tempat suci di Mekah dan Madinah.

Ibadah haji kali ini dibatasi yang tentunya mengecewakan jutaan umat muslim di seluruh dunia. Namun, tindakan tersebut diambil dan dianggap perlu oleh otoritas kerajaan untuk memastikan keamanan dan keselamatan global.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar