#pilkada#pemuktahirandaftarpemilih

Way Kanan Memiliki Dua Kekhasan dalam Pemutakhiran Daftar Pemilih

( kata)
Way Kanan Memiliki Dua Kekhasan dalam Pemutakhiran Daftar Pemilih
Rapat kordinasi (rakor) Bawaslu Way Kanan bersama jajaran Panwascam di Hotel Grand Praba, Bandar Lampung, Jumat, 10 Juli 2020.Lampost.co/Salda Andala

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemutakhiran daftar pemilih sebagaimana dijelaskan pada Pasal 1 Ayat (23) PKPK No. 19 Tahun 2019 merupakan kegiatan untuk memperbarui daftar pemilih tetap (DPT) dari pemilu atau pemilihan terakhir yang dimutakhirkan KPU/KIP, KPU kabupaten/kota dibantu PPK, PPS, dan PPDP dengan mempertimbangkan daftar penduduk potensial pemilih (DP4) dan dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Way Kanan sebagai salah satu daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020 ini telah memulai tahapan pemilihan dan sebentara lagi melakukan coklit memiliki kekhasan.

"Ada dua hal yang menjadi khas saat pemutakhiran daftar pemilih di Way Kanan. Pertama, sebagai daerah perbatasan, baik antarprovinsi maupun dengan kabupaten lain di Lampung, kedua terdapat daerah register," kata Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pengawasan, Iskardo P Panggar, saat memberikan materi dalam rapat kordinasi (rakor) Bawaslu Way Kanan bersama jajaran Panwascam di Hotel Grand Praba, Bandar Lampung, Jumat, 10 Juli 2020.

Dalam hal daerah perbatasan pastinya akan ditemui warga setempat yang memiliki dokumen kependudukan sebagai orang provinsi/kabupaten lain atau juga penduduk Way Kanan namun kesehariannya bekerja di daerah lain. Sedangkan daerah register banyak masyarakat yang tidak memiliki KTP Way Kanan.

"Sebagaimana diketahui syarat untuk menjadi pemilih pada Pilkada serentak tahun 2020 ini adalah memiliki KTP-el Way Kanan, jadi masyarakat yang tidak memilikinya tidak dapat memilih," ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, yakni pada 15 Juli-13 Agustus 2020, KPU melalui PPDP akan melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih dengan mendatangi setiap rumah yang terdata sebagai pemilih. "Kita tentunya berharap daftar pemilih yang sehat akan berpengaruh terhadap jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2020 ini," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar