#BENCANAALAM#BMKG#BERITALAMPUNG

Waspada Potensi Bencana di Lampung

Waspada Potensi Bencana di Lampung
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prediksi cuaca secara umum di Lampung. Dok



Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan status waspada cuaca buruk, banjir dan gempa. Masyarakat diminta untuk tetap mewaspadai potensi dan risiko bencana dengan mempersiapkan mitigasi bencana di daerah.

Kepala Sesi Data dan Informasi BMKG Kelas I Radin Inten II Lampung, Rudi Harianto menyampaikan secara umum wilayah Lampung diprakirakan bahwa pagi hari berawan. Siang dan sore hari diprakirakan hujan di wilayah Pesibar, Lambar, Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, Balam, Lamsel, Lamteng, Lampura, Metro, Lamtim, Mesuji, dan Way Kanan. Malam hari diprakirakan hujan di wilayah Way Kanan, Mesuji, Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat. Kemudian dini hari diprakirakan berawan.


"Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Pesibar, Lambar, Tanggamus," katanya dalam laporan harian, Jumat, 19 Februari 2021.

Kemudian diperkirakan angin secara umum bertiup dari arah  Barat -  Utara dengan kecepatan antara 03 – 18  knots (5 - 35 Km/Jam). Jarak Pandang berkisar antara 3 - 10 km. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 32,0 °C,  kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 17,0 °C - 30,0 °C. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% - 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 70% - 98%.

Sementara itu Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Klas IV Panjang Provinsi Lampung, Achmad Raflie Pahlevi memberikan peringatan dini gelombang tinggi dibeberapa wilayah Lampung. Untuk tinggi gelombang sedang (1,25 - 2,5 meter) berpotensi terjadi di Teluk Lampung bagian Selatan, Perairan Timur Lampung bagian Selatan, Perairan Timur Lampung bagian Utara dan Selat Bangka Bagian Utara. Kemudian potensi gelombang tinggi (2,5 - 4 meter) berpotensi terjadi di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Samudera Hindia Barat Lampung. 

BMKG juga memberikan saran keselamatan agar bisa memperhatikan risiko gelombang tinggi untuk keselamatan pelayaran. Untuk perahu nelayan harap memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 Knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 meter. Untuk kapal tongkang, harap memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 Knot dan tinggi gelombang diatas 1,5 meter. Untuk kapal ferry, kecepatan angin lebih dari 21 Knot dan tinggi gelombang diatas 2,5 meter. Sementara kapal besar (pesiar/cargo) kecepatan angin lebih dari 27 Knot dan tinggi gelombang diatas 4 meter. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait