#penipuan

Waspada Penipuan Catut Pejabat dan Tokoh Lampung, Kali Ini Atas Nama Fauzan Sibron

Waspada Penipuan Catut Pejabat dan Tokoh Lampung, Kali Ini Atas Nama Fauzan Sibron
Tangkapan layar pemberitahuan modus penipuan atas nama Wakil Ketua DPRD Lampung, Fauzan Sibron. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga Bandar Lampung diminta waspada dan tidak gampang percaya terhadap nomor telepon tak dikenal yang menghubungi dengan mengatasnamakan pejabat atau tokoh tertentu. Pasalnya, kontak palsu lengkap dengan foto tersebut berpotensi sebagai modus penipuan yang sedang marak terjadi.

Salah satunya, mencatut nama Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Fauzan Sibron. Politikus Partai NasDem itu menjelaskan melalui instastory bahwa ada oknum yang berusaha melakukan penipuan dengan mencatut nama dan foto dirinya untuk mengelabuhi para korban. 

"Hati-hati muncul lagi," tulis Fauzan, Senin, 5 September 2022.

Baca: Minimarket di Lamtim Kena Tipu Orang tak Dikenal

 

Fauzan mendapatkan upaya penipuan itu dari seseorang yang dihubungi akun bodong tersebut. 

"Harus hati-hati, (belum ada korban) ini mungkin baru coba-coba," kata dia.  

Berdasarkan catatan Lampost.co, sejumlah nama pejabat dan tokoh di Lampung lainnya pun pernah dicatut dalam modus penipuan. Di antaranya adalah Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Melalui akun Facebook mengatasnamakan Bunda Eva, sapaan karib Wali Kota, dia mengirimkan pesan ke sejumlah akun lain untuk meminta nomor WhatsApp. Setelah itu, para calon korban mendapatkan notifikasi enam angka verifikasi sebagai jalan untuk mengambil alih akun para calon korban.

Mengetahui hal tersebut, Wali Kota pun telah mengklarifikasi bahwa akun tersebut bukan miliknya. Ia meminta masyarakat jangan mudah memberikan nomor WhatsApp dan nomor verifikasi. 

"Bunda Eva memang menggunakan media sosial untuk menerima pengaduan masyarakat, sekali lagi Bunda sampaikan bahwa akun FB yang meminta nomor HP bukan milik bunda. Jangan sampai kita menjadi korban penipuan atau data kita disalahgunakan orang tidak bertanggung jawab," ujar Eva, pada 17 Maret 2021.

Modus penipuan lainnya adalah dengan mengirim pesan untuk meminta sejumlah uang atau pulsa dengan alasan sedang ada keperluan. 

Baca juga: Nama Wali Kota Bandar Lampung dan Wakilnya Dicatut untuk Modus Penipuan

 

Tokoh lain yang pernah dicatut adalah Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Mantan Kadiskominfotik Provinsi Lampung Ahmad Chrisna Putra, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, eks Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, hingga mantan Ketua KPU Lampung Nanang Tenggrono.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait