#cuaca#gelombang

Waspada Gelombang hingga 6 Meter di Perairan Selatan Selat Sunda

Waspada Gelombang hingga 6 Meter di Perairan Selatan Selat Sunda
Meski terpantau sepi, arus penyeberangan kapal feri di Pelabuhan Bakauheni lancar, Rabu, 14 Juli 2021. Lampost.co/Aan Kridolaksono


Kalianda (Lampost.co) -- Stasiun Meteorologi Maritim Lampung melalui Kantor keSyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Bakauheni mengimbau pelayaran, dan nelayan mewaspadai gelombang laut dengan ketinggian 4-6 meter di wilayah Selat Sunda bagian Selatan d Perairan Selatan Banten yang berisiko terhadap semua jenis kapal.

Kondisi cuaca ekstrem yang melanda perairan selat Sunda bagian Selatan tersebut dikabarkan telah merusak sejumlah perahu nelayan yang ditambatkan di pesisir dermaga bom Kalianda pada Selasa, 13 Juli 2021, malam.

"Hati hati karena hingga dua hari ke depan, gelombang laut di perairan selatan selat Sunda sangat tinggi mencpaai 4-6 meter dan beresiko terhdap semua kapal," kata kepala KSOP Bakauheni, Tommy Arlonda kepada Lampost.co, Rabu, 14 Juli 2021.

Stasiun Meteorologi Maritim, imbuhnya, angin di wilayah Selat Sunda bagian Selatan hingga Selatan Banten itu pada umumnya bertiup dari Tenggara dengan kecepatan 1 - 25 knot.  

"Selama ini kegiatan pelayaran di Perairan selat Sunda cukup sibuk karena dilintasi kapal dari berbagai negara. Kami minta yapelayaran dan nelayan tetap waspada menghadapi gelombang tinggi," ujarnya

Ia juga mengajak warga di pesisir pantai untuk mewaspadai pola angin di bagian utara dan selatan yang dominan bergerak dari Tenggara Barat Daya dengan kecepatan angin hingga mencari 25 Knot berkisar 5 hingga 20 knot.

"Hati-hati karena keberadaan curah hujan dan qan gelap bisa menambah kecepatan angin dan tinggi gelombang," pesan Tommy.

Jalur kapal penyeberangan aman dari ancaman gelombang tinggi. 

Sementara Kepala KSOP Bakauheni itu juga menyebutkan, aktivitas penyeberangan lintasan Merak- Bakauheni aman dari ancaman gelombang tinggi. Pasalnya jalur laut untuk kapal feri tersebut berada di perairan Utara selat Sunda.

"Prakiraan Area Pelayanan penyeberangan kapal feri lintasan Bakauheni-Merak cukup kondusif. Dimana kondisi gelombang laut perairan Utara selat Sunda itu rendah  berkisar 0.50 - 1.25 meter dengan kecepatan angin 1-15 Knot yang bertiup dari Timur ke selatan," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait