#koperasi#wayhalim

Warga Way Halim Korban Tusuk Dilarikan ke Rumah Sakit Gara-gara Uang Rp35 Ribu

Warga Way Halim Korban Tusuk Dilarikan ke Rumah Sakit Gara-gara Uang Rp35 Ribu
Ilustrasi Pixabay


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Korban inisial S (45) warga Kelurahan Jagabaya satu, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, harus dilarikan kerumah sakit lantaran mengalami luka tikam punggung dan pergelangan tangan sebelah kanan.


Diketahui, perkelahian yang berujung penikaman oleh pelaku inisial A yang merupakan seorang petugas koperasi keliling itu dipicu karena uang angsuran sejumlah Rp35 ribu.

Warga sekitar Eko mengatakan peristiwa itu bermula saat pelaku datang mengendarai sepeda motor ke rumah korban. Pelaku A setiap pekan datang ke rumah korban untuk menagih angsuran.

Pelaku A membangunkan korban dan meminta uang angsuran sejumlah Rp 35 ribu. Korban S yang terkejut, kemudian beranjak dari tidurnya dan langsung mengeluarkan uang dari kantong celananya.

"Sempat selisih paham antara keduanya, tiba-tiba pelaku langsung mendorong korban hingga terjatuh. Korban yang tidak terima mengejarnya hingga ke tepi jalan," katanya, Minggu, 12 Juni 2022.

Pelaku A yang dikejar oleh korban, kemudian mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis badik dari dalam tas yang dibawanya. Melihat hal itu, korban kemudian mencari senjata untuk melakukan perlawanan.

"Rame yang liat bang, kedua terlibat saling serang, korban terjatuh kemudian ditikam oleh pelaku sebanyak dua kali," ujarnya.

Pisau tersebut mengenai pergelangan tangan dan punggung sebelah kiri korban S. Usai menikam korban, pelaku kemudian melarikan diri.

Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung membawanya  ke Rumah Sakit Graha Husada untuk mendapat perawatan medis.

Saat itu, korban mengeluarkan darah cukup banyak di lokasi kejadian. Sehingga saat ini masih berada di Rumah Sakit.

"Sudah dioperasi pas malam abis kejadian. Kondisinya sekarang sudah siuman, sebelumnya korban pingsan, karena mengeluarkan darah banyak," kata dia.

Sebelumnya, Seorang petugas koperasi di Bandar Lampung melakukan penikaman terhadap nasabahnya menggunakan pisau di Jalan, pada Kamis 9 Juni 2022 lalu.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait