#ekbis#kelangkaanelpiji#gaslpg#beritatanggamus

Warga Tanggamus Keluhkan Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Warga Tanggamus Keluhkan Kelangkaan Elpiji 3 Kg
Ilustrasi (Foto:Dok.)

KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Masyarakat Kabupaten Tanggamus mulai mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram sejak pekan lalu. Ditengarai hal ini berkenaan dengan menjelang hari raya Iduladha 1440 Hijriah, Selasa (6/8/2019).

Menurut Rudi warga Kelurahan Pasarmadang, Kecamatan Kotaagung, bahwa dirinya sudah tidak dapat lagi menemukan elpiji melon di warung atau toko kelontong disekitar rumahnya. Hal itu membuatnya heran karena biasanya hampir semua kios/warung memiliki gas berukuran 3 kilogram tersebut. "Hampir semua warung di kelurahan ini saya datangi tapi tidak juga mendapatkan. Akhirnya saya terpaksa mengeluarkan sepeda motor dan berkeliling di pasar," ujarnya.

Akibat kelangkaan ini, lanjutnya, harga elpiji 3 kilogram menjadi naik harganya hingga Rp20 ribu/tabung. "Kalau kata teman saya di Pringsewu sampai Rp22 ribu harga di warung. Padahal saya dengar infonya tidak boleh lebih dari Rp16 ribu," kata dia.

Meski demikian, dirinya terpaksa membeli elpiji dengan harga yang cukup tinggi karena sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. "Saya berharap pihak pemerintah bertindak cepat diatasi. Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi karena sekarang semua warga sangat membutuhkan elpiji," katanya.

Senada dengannya, Sibah warga Pekon Terbaya, Kotaagung mengaku sudah mencari ke sejumlah pangkalan untuk mendapatkan elpiji tabung melon. Namun tidak dilayani karena selain tidak bisa membeli elpiji tabung melon yang tersedia juga sudah di order oleh pedagang eceran. "Ini sangat menyulitkan masyarakat. Sudah barangnya langka, berhasil menemukan juga tidak dilayani," katanya.

Dia menduga jika ada permainan antara agen pangkalan elpiji dengan pedagan eceran. Sehingga dia berharap pemerintah dan aparat berwenang segera turun tangan mengatasi ini.

Kasubag Distribusi Daerah Irhamsyah Kundo mewakili Kepala Bagian Perekonomian Isnawati mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk mengatasi kelangkaan gas. "Kita akan lakukan operasi pasar dan berupaya untuk berkoordinasi dengan Pertamina," ujar dia. 

EDITOR

Abu Umarali

loading...

Berita Terkait

Komentar