#garduinduk#pln#beritalamsel

Warga Talangbaru Cemaskan Dampak Radiasi Gardu Induk

( kata)
Warga Talangbaru Cemaskan Dampak Radiasi Gardu Induk
Pembangunan Gardu Induk PLN di Dusun Talangtoiba, Desa Talangbaru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Lampost.co/Perdhana

Kalianda (Lampost.co): Masyarakat Dusun Talangtoiba, Desa Talangbaru, Kecamatan Sidomulyo, mencemaskan dampak radiasi dari pembangunan Gardu Induk (GI) PLN dengan kapasitas 150 KV di wilayah setempat. 

Keluhan masyarakat sekitar disebabkan khawatir dari beroperasinya GI dengan kapasitas besar berdampak buruk bagi masyarakat akibat radiasi.

"Kami khawatir ada radiasi yang berdampak buruk," kata Salman (43) salah seorang warga setempat, Selasa, 28 Juli 2020. 

Dijelaskannya, kekhawatiran masyarakat merupakan hal yang lumrah, karena banyak anak-anak yang sensitif terhadap lingkungan yang buruk.

"Di sini banyak anak-anak. Katanya kalau ada gardu listrik pasti ada radiasi," kata dia. 

Kepala Desa Talangbaru Ahmadi menjelaskan PLN UPP Jaringan Lampung-Bengkulu akan melakukan sosialisasi terkait pembangunan gardu induk. 

"Rencananya Rabu besok mereka akan sosialisasi," kata dia. 

Menurutnya beberapa poin akan disampaikan ke masyarakat, diantaranya mengenai izin lingkungan dan dampak dari beroperasinya gardu induk. 

"Semua akan disampaikan, sebelumnya pernah disampaikan pada saat akan membeli lahan," ujarnya. 

Berdasarkan pantauan Lampost.co, saat ini PLN Unit Pelaksana Pembangkit (UPP) Jaringan Lampung-Bengkulu membangun GI dengan kapasitas 150 KV dibangun diatas lahan seluas sekitar 2 hektare. 

Pembangunan yang merupakan salah satu proyek strategis nasional itu pengerjaannya dilakukan PT Wijati Aji (WA) selaku rekanan pihak ketiga.

"Lagi mengerjakan pagar keliling, karena bangunan ini ada dua macam yakni sarana utama dan pendukung," kata Sutoyo (53) pelaksana lapangan PT WA, Selasa, 28 Juli 2020. 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar