#jembatan#waypisang

Warga Swadaya Perbaiki Jembatan Bendungan Way Pisang

Warga Swadaya Perbaiki Jembatan Bendungan Way Pisang
Pebaikan jembatan di Wap Pisang, Palaspasemah, Lamsel secara swadaya, Minggu, 5 Juni 2022. (Foto:Lampost/Armansyah)


Kalianda (Lampost.co)-- Pemerintah Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akhirnya memperbaiki jembatan penyeberangan Sungai Way Pisang di desa setempat. Jembatan itu diperbaiki lantaran lantai plat besi jembatan keropos hingga berlubang.

Berdasarkan pemantauan Lampost.co, jembatan penyeberangan yang memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 1,5 meter itu sudah dikeluhkan petani sejak awal 2022. Sebab, kerusakan jembatan tersebut membuat petani was-was saat melintas.

Kepala Desa Palaspasemah, Eva Rastriandana mengatakan pihaknya memperbaiki jembatan bendungan Way Pisang itu karena kondisinya mengancam keselamatan petani yang melintas, sebab di beberapa titik lantai jembatan rusak dan keropos.

"Bahkan, ada beberapa titik sudah jebol. Sedangkan, jembatan itu satu satunya akses petani menuju areal persawahan. Apalagi disaat musim panen raya, banyak ojek padi melintasi jembatan itu," kata dia, Minggu 5 Mei 2022.

Dia mengatakan perbaiakan jembatan bendungan tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat. Pihaknya hanya memperbaiki bagian-bagian yang parah supaya aman untuk dilintasi.

"Perbaikan ini hanya tambal sulam saja bagian yang keropos dan berlubang. Soalnya, jembatan itu merupakan wewenang dari Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS)," kata dia.

Sementara itu, salah satu petani asal Desa Palaspasemah, Eva Herlambang mengatakan pihaknya mengapresiasi atas respons cepat dari pihak Pemerintah Desa setempat memperbaiki jembatan itu. Selama ini masyarakat sangat khawatir dengan kondisi jembatan yang sudah keropos.

"Alhamdulillah, kalau sudah diperbaiki ini petani sudah tidak cemas lagi melintasi jembatan penyeberangan Sungai Way Pisang. Saya dan petani lainnya berharap jembatan itu dibangun permanen (cor beton) supaya lebih kokoh dan aman dilintasi," kata dia.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait