jalanrusaklamsel

Warga Sumberagung Timbun Jalan Poros Sragi

Warga Sumberagung Timbun Jalan Poros Sragi
Sejumlah masyarakat Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, saat menimbun jalan poros Kecamatan setempat yang rusak, Rabu (4/11/2020). Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas, Sejumlah masyarakat Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, secara swadaya timbun jalan poros kecamatan setempat tepat bagian rusak parah. 

Nurkholis (41) salah satu warga Desa Sumberagung mengatakan, kerusakan ruas jalan poros penghubung Kecamatan Sragi dan Ketapang sudah dikeluhkan sejak satu tahun terakhir. Dimana, sepanjang jalan ruas tepat di Desa Sumberagung banyak yang berlubang. 

"Badan jalan Poros Kecamatan Sragi ini sudah banyak lubang. Ya, sudah lama tidak mendapat perbaikan. Bahkan, tepat di perbatasan Desa Sumberagung dan Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang sudah sulit untuk dilintasi kendaraan," kata dia, Rabu (4/11/2020).

Dia mengatakan dengan kondisi yang kian rusak, sejumlah masyarakat setempat terpaksa melakukan penimbunan secara swadaya dengan tanah sabes. Hal ini untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas pengguna jalan. 

"Sudah dua hari ini warga Sumberagung bergotong royong menimbun jalan poros dibeberapa titik yang rusak dan berlubang. Kalau tidak segera ditimbun, ruas jalan poros Kecamatan Sragi sulit dilintasi karena lubangnya sudah terlalu dalam," kata dia.

Hal senada diungkapkan, Aditya (30), salah satu pemuda yang ikut bergotong royong menimbun jalan. Dia mengaku prihtin ketika melihat pengguna jalan yang terjatuh akibat kerusakan badan jalan tersebut. Untuk itu, masyarakat secara sukarela menimbun secara swadaya dan seadanya. 

"Sudah beberapa kali mobil amblas dan tergelincir ke sawah. Bahkan, kemarin ada sepeda motor yang bawa bayi juga terjatuh. Untungnya tidak ada korban jiwa," kata dia. 

Dia bersama warga lainnya berharap kerusakan jalan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah untuk segera melakukan perbaikan. Apalagi jalan tersebut merupakan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Palas dan Ketapang.

"Harapan kami pemerintah bisa melakukan perbaikan. Sebab, jalan ini ramai dilintasi kendaraan. Apalagi kalau sudah hari pasaran di Desa Pematang Pasir, kalau enggak diperbaiki warga banyak pedagang yang terjatuh. Kasihan mereka mau cari penghasilan tapi malah dapat musibah gara-gara jalan rusak," kata dia. 

Terpisah, Kepala UPTD Pelaksana Kontruksi dan Bangunan (PKB) Kecamatan Sragi-Ketapang, Sukatmanto belum bisa dapat dihubungi. Sebab, nomor ponsel pribadinya dalam keadaan tidak aktif. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait