#BPN#PTKAI

Warga Sambangi BPN Terkait Grondkaart PT KAI

( kata)
Warga Sambangi BPN Terkait Grondkaart PT KAI
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga yang terdampak klaim PT KAI Divre IV Tanjungkarang, didampingi LBH Bandar Lampung, berencana menyambangi kantor ATN BPN Bandar Lampung.

Kedatangan para warga, guna mengklarifikasi kebenaran grondkaart yang telah memiliki alas hak, berbentuk sertifikat. atau hanya klaim semata.

"Selain surati Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), rencananya Rabu, 11 Maret 2020 sama warga kami mau ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk klarifikasi," ujar Kadiv Ekosob LBH Bandar Lampung Sumaindra Jarwadi, Senin, 9 Maret 2020.

Selain itu, informasi yang didapat LBH dan masyarakat, beberapa lahan yang diklaim PT KAI melalui grondkaart, sudah terdapat nomor identifikasi lahan. Padahal belum ada sama sekali dasar hukum yang kuat, hingga putusan pengadilan  atas kepemilikan lahan yang bersengkat antar masyarakat dengan PT KAI Divre IV.

"Di fakta peta BPN  kok udah ada notifikasi dan warga enggak pernah tahu kapan dilakukan pengukuran oleh BPN, ini mau kita tanyakan juga," katanya.

LBH Bandar Lampung mencatat, setidaknya ada kurang lebih 1.640 kepala keluarga yang berkonflik dengan PT KAI Divre IV Tanjungkarang. Mereka tergabung dalam beberapa forum masyarakat bersatu, sesuai dengan daerahnya masing-masing.

Rincianya :

1. Forum Pasir Gintung 216 Kepala Keluarga.

2. Forum Labuhan Ratu 424 Kepala Keluarga.

3. Forum Sawah Brebes sekitar 400 kepala Keluarga (tentatif)

4. Forum Sawah Brebes 200 kepala Keluarga.

5. Forum Branti Natar, 150 kepala keluarga.

6. Forum Garuntang 250 Kepala Keluarga.

Selain itu,  masih ada warga yang berpotensi konflik dengan PT KAI namun tidak tergabung dalam forum.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar