#pengerusakan#polresta

Warga Rusak Mobil Tekab, Polsek Marga Sekampung Lamtim Klaim tak Banyak Tahu

Warga Rusak Mobil Tekab, Polsek Marga Sekampung Lamtim Klaim tak Banyak Tahu
Suasana pada malam pengerusakan mobil Tekab 308 Polresta Bandar Lampung di Kecamatan Marga Sekampung, Lamtim, Selasa, 10 Mei 2022. Dok Istimewa


Sukadana (Lampost.co) -- Situasi di Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mulai kondusif usai terjadi peristiwa pengerusakan mobil Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandar Lampung Selasa, 10 Mei 2022, dini hari.

Kapolsek Marga Sekampung, Ipda Joko Setiawan mengaku belum berkoordinasi lebih lanjut dengan Tekab 308 Polresta Bandar Lampung terkait aksi pengerusakan tersebut. 

"Waktu kejadian itu kami tidak dikasih tahu. Mereka masuk (datang) tidak dikasih tahu, selesai pun juga engga dikasih tahu," jelasnya, Rabu, 11 Mei 2022.

Baca: Tim Pemburu Pencuri di Rumah Keluarga Fadil Imran Diteriaki Maling

 

Dia menceritakan, peristiwa pengerusakan itu terjadi di dekat rumah warga yang baru saja melakukan pesta resepsi pernikahan. Suara teriakan dari pelaku menyebabkan warga terprovokasi.

"Warga terpancing karena suara teriakan itu. Anggota kita yang piket di hari itu saja enggak ada yang tahu kejadian itu," tuturnya.

Dia mengatakan tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut. Kini, situasi di lapangan pun telah kondusif.

"Tidak ada korban jiwa. Kejadian itu subuh. Kita monitoring saja. Saat ini kondisinya kondusif," katanya. 

Diberitakan sebelumya, Mobil Tekab 308 Polresta Bandar Lampung dirusak sekelompok warga. Peristiwa terjadi saat tim akan menyergap komplotan pencuri di Kecamatan Marga Sekampung, Lamtim, Selasa, 10 Mei 2022.

Kawanan maling yang akan disergap diidentifikasi sebagai pencuri sepeda motor milik keluarga Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, di Kecamatan Enggal. Usai beraksi kawanan penjahat itu diketahui bersembunyi di Desa Peniangan, Kecamatan Marga Sekampung.

Sebelas anggota Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mulai bergerak ke Lamtim, sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka meluncur dengan tiga kendaraan.

Saat tiba di depan rumah pelaku, petugas kemudian mengepung kediaman komplotan curanmor tersebut. Nahas, belum sempat mengetuk pintu, tim justru diteriaki maling oleh penghuni rumah dan warga sekitar.

Teriakan mengundang ratusan warga lain. Tanpa dikomando dua kali mereka langsung menyerang polisi dengan lemparan batu dan kayu. Walhasil tim Tekab Bandar Lampung terpaksa balik kanan. Satu dari tiga kendaraan polisi rusak.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait