#PKOR#BERITALAMPUNG

Warga Pertanyakan Pengelolaan Parkir PKOR

Warga Pertanyakan Pengelolaan Parkir PKOR
Suasana parkir di PKOR Way Halim, Kamis, 1 Juli 2021. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga Lampung yang sering menggunakan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Wayhalim, Bandar Lampung sebagai sarana olah raga menanyakan kejelasan pengelolaan parkir di PKOR. 

"Saat ini akses masuk PKOR hanya satu pintu, lewat pintu utama. Ini sangat baik untuk menjaga keamanan kendaraan kami yang olahraga, hanya saja kejelasan dari pengelolaan yang kami pertanyakan," kata Haryanto (40), warga Bandar Lampung, Kamis, 1 Juli 2021. 

Ia mempertanyakan, jika akses masuk parkir menggunakan palang otomatis dimana warga seharusnya mendapatkan karcis parkir untuk mendapat akses masuk area PKOR. 

"Sedangkan akses pintu parkir hanya berfungsi siang, padahal kebanyakan warga gunakan area PKOR sore hingga malam. Sayangnya, justru palang karcis di malam hari tak berfungsi sama sekali," ujarnya. 

Baca juga : Parkir PKOR Way Halim Dioptimalkan untuk PAD

Haryanto melanjutkan hal yang miris saat warga akan keluar dari area PKOR akan dihadang oleh sejumlah petugas yang meminta pembayaran operasional parkir. 

"Pernah kejadian saya tanya bayar berapa, dibilang Rp5 ribu, saya jawab lagi kok mahal banget. Petugas parkirnya bilang kalau Rp3 ribu untuk biaya operasional, sedangkan Rp2 ribu untuk THR petugas," jelasnya. 

Warga lain mengatakan hal yang sama. Ia menceritakan petugas parkir terkesan memaksa meminta bayaran operasional parkir, padahal tak ada karcis yang diterima. 

"Tidak masuk akal, kami dapat karcis saja tidak, tapi dia bilangnya habis. Padahal, siang itu PkOR sepi pengunjung kok bisa-bisanya malam selalu habis tiketnya," ujar Sapto (35). 

Baca juga : Pungli Parkir PKOR Wayhalim Resahkan Pengunjung

Tidak hanya mengenai kejelasan lahan parkir saja, warga juga mempertanyakan mengenai kondisi area PKOR yang tak steril seperti beberapa waktu lalu. Pasalnya, saat ini kondisi PKOR kembali seperti pasar malam. 

"Sekarang ini pedagang makanan, pakaian, bahkan jasa sewa mobil-mobilan sudah masuk ke area olah raga. Saya lihat PKOR kembali sesak, tak sebersih beberapa waktu lalu," kata Aripsi (48).

Ia berharap pemerintah lebih tegas dalam mengatasi oknum petugas parkir dan pedagang kaki lima. 

"Harus ada tindakan jangan begini terus," jelasnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait