#beritalampung#beritalamsel#pajak

Warga Palaspasemah Protes SPPT PBB Tak Sesuai Objek Pajak

Warga Palaspasemah Protes SPPT PBB Tak Sesuai Objek Pajak
Petugas PBB-P2 di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat menunjukkan SPPT beberapa hari yang lalu. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Sejumlah masyarakat wajib pajak asal Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, protes terhadap Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) pajak bumi dan bangunan (PBB) milik mereka tidak sesuai dengan objek pajak.

Seperti yang dialami, Muryati (58) warga setempat mengaku selama ini ia menerima SPPT PBB dari pihak desa tidak ada sesuai dengan objek pajak. Dimana, luasan objek pajak tidak sebagian besar tidak sama yang tertera di lembaran SPPT.

"Tahun ini saya terima hanya tujuh lembar SPPT PBB. Namun, semua luasan objek di SPPT tidak sama dengan sertifikat yang ada. Bahkan, di semua SPPT tertera ada bangunannya. Padahal, kami hanya ada dua sertifikat yang ada bangunannya," kata dia, Senin, 18 Juli 2022.

Bukan hanya itu, kata Muryati, ketujuh SPPT PBB yang diterimanya juga tidak ada yang singkron dengan letak objek pajak. Padahal objek pajak yang dimilikinya terletak di tiga dusun.

"Setelah saya bersama anak ternyata lokasinya hampir sama semua. Sedangkan, semua SPPT sudah kami bayar semua. Kami berharap SPPT itu dihapuskan dan sertifikat yang ada didaftarkan ulang," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Palaspasemah, Evan Rastriandana membenarkan adanya ketidaksesuaian objek pajak dengan SPPT. Ia mengaku setidaknya ada 196 lembar SPPT yang tidak sesuai objek pajak. Sehingga, pihaknya mengusulkan untuk penghapusan.

"189 lembar SPPT sudah kami usulkan ke Kantor Pelayanan Perpajakan Kecamatan Palas untuk dihapus. Sementara, ada 7 lembar lagi masih dalam proses kami usulkan milik Ibu Muryati karena tidak ada yang sama objeknya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait