#PENCURIAN#BANDARLAMPUNG#PENGANIAYAAN

Warga Nilai Penanganan Polisi Lambat Sebabkan Penjambret Ponsel di Bandar Lampung Diamuk Massa hingga Nyaris Tewas

Warga Nilai Penanganan Polisi Lambat Sebabkan Penjambret Ponsel di Bandar Lampung Diamuk Massa hingga Nyaris Tewas
Suasana mapolsek Tanjungkarang Barat, usai penangkapan pelaku jambret ponsel, Rabu, 25 Mei 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga mengungkapkan lambatnya penanganan dari Polsek Tanjungkarang Barat menjadi salah satu pemicu pelaku jambret diamuk massa hingga nyaris tewas di Jalan Sisingamangaraja, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung. Pelaku bernama Alek Riyanto (32) warga Wonosobo, Tanggamus. Dia merupakan spesialis jambret ponsel di tiga tempat di Bandar Lampung.


Warga di lokasi kejadian, Agus, mengatakan karena lambatnya kesigapan jajaran Polsek Tanjungkarang Barat, pelaku jambret babak belur hingga nyaris tewas. Sebab, warga sangat geram atas perbuatan pelaku. Bahkan, ada warga ingin menusuk pelaku dengan obeng panjang yang sudah disiapkan.

"Beruntungnya kami lerai dan kami ikat. Kalau tidak, dia bisa tewas. Ini karena lambatnya polisi datang,"katanya ditemui di lokasi, Rabu, 25 Mei 2022. 

Padahal, lanjut Agus, tertangkapnya pelaku oleh warga sekitar tak jauh dari Mapolsek Tanjungkarang Barat dan hanya berjarak kira-kira 200 meter. Namun, polisi lambat mengamankan dan melerai warga yang emosi.

"Sering terjadi kejahatan di sini. Tadi sudah ada warga yang bawa obeng panjang mau ditusuknya pelaku," ujar Agus.

Menurutnya, pelaku mengalami luka-luka di sekujur tubuh akibat dimassa warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, pelaku pertama kali menjambret ponsel di Telukbetung Timur dengan korban seorang wanita. Kemudian, menjambret ponsel di dekat Itera, Kecamatan Sukarame korban seorang wanita dan terakhir di Tanjungkarang Barat berakhir diamuk massa.

Baca juga: Seorang Pemuda Diamuk Massa usai Menjambret Ponsel di Bandar Lampung

Di sisi lain, Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Sandy Galih Putra enggan ditemui awak media. Menurut salah satu petugas ia sedang tidak ingin ditemui.

"Kapolsek lagi gak mau ditemui, masih pusing karena perkara Polantas Polsek Tanjungkarang Barat yang viral beberapa hari lalu,"kata petugas yang enggan disebut namanya itu, Rabu, 25 Mei 2022.

Diketahui, seorang pemuda diamuk massa usai menjambret ponsel milik seorang wanita di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Kelapa Tigapermai, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Rabu, 25 Mei 2022, pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Hendra, pemuda itu menjambret di depan minimarket berjarak seratus meter dari lokasi tertangkapnya pelaku. Usai kabur membawa motor vario yang masih anyar, pemuda itu dikejar massa dan tertangkap setelah ditabrak satu unit mobil yang datang dari berlawanan arah yakni dari Kecamatan Kemiling menuju Tanjungkarang Pusat. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait