#lampung#lamsel,#abrasi

Warga Minta Usulan Pembangunan Pemecah Ombak Direalisasikan

Warga Minta Usulan Pembangunan Pemecah Ombak Direalisasikan
Ilustrasi pemecah ombak.Dok.


Kalianda (Lampost.co) -- Sepanjang Sungai Way Sekampung tepat di Dusun Bunut Utara hingga Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, tidak memiliki pemecah ombak untuk menahan abrasi pantai. Untuk itu, masyarakat setempat mengusulkan pembangunan pemecah ombak.


Depli, salah satu warga Dusun Kualajaya, menyatakan masyarakat setempat mengusulkan pembangunan pemecah ombak di sepanjang aliran Sungai Way Sekampung. Hal itu bertujuan untuk mengatasi abrasi pantai yang belakangan ini sudah menghantam lahan tambak produktif dan permukiman.

"Kami juga sedang menggalakkan penanaman pohon bakau. Tapi, ini belum bisa menjadi solusi. Kalau enggak pemecah ombak, kami khawatir abrasi pantai akan terus menggerus daratan," kata dia, Jumat, 1 Oktober 2019.

Dia mengaku masyarakat sudah mengusulkan pemecah ombak dalam musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes). Masyarakat berharap usulan tersebut dapat terealisasi.

"Sudah diusulkan dalam musrenbangdes. Kami berharap Pemerintah Desa Bandaragung dapat mengusulkan ke kabupaten hingga pusat. Kami khawatir semakin lama daratan akan terus tergerus," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Bandaragung, Syamsul Anwar membenarkan adanya usulan pembangunan pemecah ombak. Dia mengaku pemecah ombak itu sangat dibutuhkan karena selama ini menggerus daratan hingga 1 kilometer.

"Pembangunan pemecah ombak itu kami usulkan sepanjang 5--6 km sepanjang bibir pantai. Adapun nilai usulannya mencapai Rp5 miliar melalui anggaran APBN. Ini akan akan kami kawal hingga ke pusat," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait