#Covid-19lampung#omicron

Warga Metro Diimbau Perketat Prokes Antisipasi Varian Omicron

Warga Metro Diimbau Perketat Prokes Antisipasi Varian Omicron
Kepala Dinas Kesehatan yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro, Erla Andrianti. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengantisipasi potensi ancaman varian baru virus Covid-19, omicron. Meski begitu, hingga saat ini tidak ada kasus penambahan di Bumi Sai Wawai. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti mengatakan, sejak 21 Oktober 2021 hanya terjadi satu kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Hingga saat ini belum ada info apa-apa kepada kami. Memang mulai dari 21 Oktober kemarin hanya ada satu kasus di tanggal 25 Oktober. Selebihnya kita nihil," kata dia, Rabu, 1 Desember 2021. 

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro ini juga mengungkapkan, walaupun tidak ada kasus yang terjadi tetap pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Kepada kita saat ini kian membaik, apalagi didukung masyarakat yang sadar akan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang baik. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang mengikuti vaksinasi hingga capaian kita sudah lebih dari 100 persen. Bahkan, warga yang berdomisili luar Metro pun kami fasilitasi baik dosis satu ataupun dua maka akan kami berikan vaksin," ujarnya. 

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan, untuk meminimalisir adanya lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga, pihaknya meminta masyarakat serta ASN untuk kompak dalam mematuhi aturan pemerintah. 

"Dalam menekan penularan covid-19 pemerintah saja tidak akan mampu jika masyarakat tidak mendukung dan mengikuti aturan. Jadi perlu kekompakan antara masyarakat agar penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik. Serta mengurangi mobilitas ke luar daerah," kata dia. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait