#perampokan

Warga Mesuji Diikat dan Ditembak Rampok, Uang Puluhan Juta Rupiah Raib

Warga Mesuji Diikat dan Ditembak Rampok, Uang Puluhan Juta Rupiah Raib
Lokasi perampokan di lapak sawit milik Sukari, Desa Harapanmukti, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji. Dok Istimewa


Mesuji (Lampost.co) -- Peristiwa perampokan terjadi di lapak sawit milik Sukari, Desa Harapanmukti, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji. Kawanan rampok tersebut menembak seorang warga bernama Aris (27) di bagian lengan sebelah kanan serta memukuli bagian kepala. 

Babinsa Desa Harapanmukti, Serda Yopi menceritakan, berdasarkan Sukari, peristiwa perampokan yang terjadi pada malam hari itu diawali dengan padamnya jaringan listrik. Saat dirinya hendak menyalakan saklar kilometer, Sukari menyebut dua orang memegangi tangannya sembari menodongkan senjata api (senpi).

"Pistol ditodongkan ke kepala Sukari, kemudian pelaku bertanya tempat penyimpanan uang, tetapi tidak dijawab," jelas Serda Yopi, Minggu, 6 Maret 2022.  

Baca: Rampok di Tubaba Sumpal Mulut Korban, Minta Izin Sebelum Gondol Uang Puluhan Juta Rupiah

 

Setelah itu, kata dia, pelaku membawa dan memaksa Sukari membuka kantor lapak Jaya Abadi yang berada di samping rumahnya. 

"Setelah itu pelaku menyuruh Sukari untuk memanggil korban Aris yang sedang tidur di dalam kantor lapak tersebut. Kemudian korban terbangun karena dipanggil Sukari dan seketika itu dia ditodong pelaku," lanjutnya. 

Sukari pun diikat pelaku. Sedangkan Aris, kata Serda Yopi, dipukul menggunakan gagang pistol berkali-kali hingga akhirnya korban buka suara terkait keberadaan brankas uang tersebut.  

 "Pelaku membawa brangkas tersebut, Aris diikat dan ditembak sebanyak satu kali hingga mengenai lengan sebelah kanan. Setelah itu, kedua pelaku pergi menggunakan sepeda motor," katanya.

Beruntung, kata Serda Yopi, warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke RS Mutiara Bunda Unit II Kabupaten Tulangbawang. 

Akibat kejadian itu, uang tunai dalam brankas sekitar Rp52 juta dan satu unit telepon genggam raib dibawa para perampok.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait