#pilkadalamtim#pelanggaranpemilu

Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Salah Satu Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Lamtim

Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Salah Satu Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Lamtim
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Sukadana (Lampost.co) -- Bawaslu Lampung Timur menerima laporan masyarakat mengenai dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, Kamis, 1 Oktober 2020. Masyarakat yang datang melapor, Joko Ismursandy menjelaskan, datang ke Bawaslu untuk melaporkan dugaan kegiatan yang dilakukan salah satu pasangan calon yang menggelar pertemuan dengan para kepala desa di salah satu rumah makan di Metro pada Selasa, 29 September 2020.

Dia beralasan melapor karena kepala desa seharusnya netral pada pilkada. Oleh karena itu, dia berharap agar Bawaslu Lamtim dapat menindaklanjuti laporan tersebut. “Jika laporan ini tidak ditindaklanjuti, kami akan melapor ke DKPP,” katanya.

Anggota Bawaslu Lamtim Winarto membenarkan adanya laporan masyarakat tersebut. Menurut Winarto, berdasarkan ketentuan di Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2010, aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, Polri, dan kepala desa dilarang membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan salah satu pasangan calon. Pihaknya juga sudah menyampaikan imbauan mengenai netralitas ASN dan kepala desa.

Oleh sebab itu, Bawaslu Lamtim akan menindaklanjuti lamporan tersebut dan akan dibahas di Sekretariat Gakumdu setempat, Jumat, 2 Oktober 2020.

“Kami akan bahas laporan masyarakat tersebut di Sekretariat Gakumdu Lamtim, Jumat, 2 Oktober 2020. Kami akan melakukan pembahasan dan mempelajari apakah laporan masyarakat tersebut memenuhi unsur atau tidak,” katanya.

Dia menyatakan jika laporan masyarakat dimaksud memenuhi unsur, Bawaslu Lamtim akan meminta keterangan dari berbagai pihak termasuk pasangan calon yang dilaporkan. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait