#RAMADAN#BERITABANDARLAMPUNG#LAPAS

Warga Lapas Bandar Lampung Jalankan Ibadah dan Ramadan 

Warga Lapas Bandar Lampung Jalankan Ibadah dan Ramadan 
Warga binaan LP Kelas 2A sedang membaca ayat Al-Qur'an secara bergantian, Senin malam, 26 April 2021


Bandar Lampung (lampost.co) -- Sejumlah warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Bandar Lampung menjalankan ibadah dan ramadan bersama sama untuk menguatkan silaturahmi.

Dodi Iswandi contohnya. Selama bulan Ramadan ia banyak menghabiskan waktunya untuk beribadah. Karena kebijakan struktural LP, ibadah yang dilakukan sekaligus menjalin hubungan sosial. Bahkan, kegiatan selama ramadan membuatnya merasa seperti tinggal di masyarakat umum, meski tempatnya terbatas. Ia bersama warga binaan lainnya mendapatkan kebebasan untuk beribadah dan saling berinteraksi di masjid.

"Saya berterima kasih kepada kepala lapas karena telah memberikan kesempatan memberikan kesempatan beribadah," ujarnya di ruang kerja, Senin, 26 April 2021 malam.

Menurut Dodi, ia tidak merasa dalam tahanan. Sebab, bisa berkumpul dan beribadah bersama narapidana lainnya.

Di sisi lain, Kepala LP Kelas 2A Bandar Lampung, Kunrat Kasmiri, menuturkan, lapas adalah miniatur kehidupan masyarakat sebenarnya. Kegiatan para warga binaan pun dibuat serupa seperti di kampung halaman walau secara terbatas.

"Seperti saat malam untuk tarawih dan tadarus maksimal kita izinkan 300 orang secara berjamaah, kecuali itikaf karena harus sampai subuh dan berisiko," katanya.

Meski demikian, Kasmiri tetap menyiapkan blok khusus untuk kegiatan keagamaan di dalam gedung tahanan. Sehingga meski tidak keluar, warga binaan yang tidak berkesempatan ke masjid tetap bisa beribadah.

Selain itu, pihaknya menggelar tausiyah setiap hari untuk para warga binaan. Bahkan, lapas yang berada di Wayhui, Lampung Selatan itu juga mendatangkan penceramah dari luar lapas.

"Setiap dua hari sekali kami datangkan orang dari luar untuk memimpin solat serta kajian bersama warga binaan," ujar pria asal Bandung itu.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait