#Covid-19lampung#BERITALAMPUNGTIMUR

Warga Lamtim Terpapar Covid-19 Mencapai 1.664 Orang

Warga Lamtim Terpapar Covid-19 Mencapai 1.664 Orang
Ilustrasi :Medcom.id


Sukadana (Lampost.co) –- Penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Lamtim terus berlanjut. Selang satu hari bertambah lagi 17 warga Lamtim yang terpapar covid-19. Dengan adanya tambahan 17 orang tersebut, maka hingga Senin, 14 Juni 2021, tercatat sudah 1.664 orang yang terpapar covid-19.

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamtim, Mashur Sampurna Jaya, menjelaskan, pada Minggu, 13 Juni 2021, warga Lamtim yang terpapar covid-19 jumlahnya tercatat 1.647 orang. Sehari kemudian bertambah lagi 17 orang sehingga sampai dengan Senin, 14 Juni 2021, jumlah warga Lamtim yang terpapar covid-19 mencapai 1.664 orang.

Perincian tambahan 17 warga Lamtim yang terpapar Covid-19 itu delapan orang diantaranya bergejala dan sembilan orang lagi tidak bergejala. Adapun ke-17 warga Lamtim baru terpapar covid 19 tersebut tersebar di lima kecamatan yaitu Pekalongan sejumlah 11 orang, Labuhan Maringgai dan Sukadana masing-masing dua orang. Kemudian, di Kecamatan Purbolinggo dan Melinting masing-masing satu orang.

Selanjutnya dari 1.664 warga Lamtim yang terpapar covid-19 itu, 1.395 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Jumlah warga yang sudah dinyatakan sembuh ini bertambah tujuh orang dari sehari sebelumnya yaitu 1.388 orang. Sementara untuk warga yang meninggal dunia akibat covid 19, jumlahnya tidak bertambah atau masih tetap sama dengan sehari sebelumnya yaitu 111 orang.

Penyebaran covid-19 di Lamtim yang terus berlanjut itu sebagian besar masih bersumber dari dari klaster keluarga dan tetangga dekat. Karena itu dia kembali mengingatkan dan meminta seluruh warga Lamtim terus meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan 5M yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilitas. 

Menurut Mashur, disiplin dan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan 5M tersebut harus terus dibiasakan dari diri pribadi, keluarga, dan seluruh masyarakat. Sebab disiplin dan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan dimaksud merupakan kunci dalam penanganan covid-19 mengingat penyakit tersebut hingga kini belum ada obatnya. 
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait