#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritalamtim

Warga Lamtim Terpapar Covid-19 Bertambah Menjadi 91 Orang

Warga Lamtim Terpapar Covid-19 Bertambah Menjadi 91 Orang
Ilustrasi - Medcom.id.


Sukadana (Lampost.co): Jumlah warga Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) yang terpapar covid-19 kembali bertambah. Pasien bertambah delapan orang, sehingga, Kamis, 12 November 2020, total jumlah warga Lamtim yang terpapar covid-19 mencapai 91 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamtim, dr. Nanang Salman, mengatakan sebelumnya jumlah warga Lamtim yang terpapar covid-19 adalah 83  orang. Jumlah tersebut kemudian bertambah delapan orang lagi sehingga jumlah total warga Lamtim yang terpapar covid019 saat ini sudah mencapai 91 orang.

Tambahan delapan warga Lamtim yang terpapar covid-19 tersebut adalah tiga orang terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki dari Kecamatan Batanghari. Selanjutnya satu orang perempuan dari Metrokibang, satu orang laki-laki dari Kecamatan Margatiga, satu orang laki-laki dari Sekampung, satu orang laki-laki dari Labuhan Maringgai, dan satu orang perempuan dari Jabung.

"Dari tambahan delapan warga yang terpapar covid-19 tersebut, tujuh orang warga menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing. Lalu satu orang warga lagi menjalani perawatan di ruang isolasi di RSUD Sukadana," ujarnya, Kamis, 12 November 2020.

Kemudian untuk jumlah kesembuhan warga Lamtim yang terpapar covid-19 hingga, Kamis, 12 November 2020, belum bertambah atau masih sejumlah 31 orang yang dinyatakan sembuh.

Nanang mengingatkan dan mengimbau warga agar terus meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan dengan menerapkan gerakan 3M (mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan menjaga jarak) dalam kehidupan sehar-hari. 

“Dengan terus bertambahnya kasus warga Lamtim terpapar covid-19 ini, kami mengingatkan dan mengimbau warga agar terus meningkatkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan," kata dia.

Selain itu dia juga mengingatkan juga kepada seluruh warga agar untuk sementara menunda perjalanan keluar daerah khususnya ke wilayah zona merah covid-19.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait