#lampungselatan

Warga Lamsel Diimbau Waspada Titik Panas

Warga Lamsel Diimbau Waspada Titik Panas
Poster imbauan waspada kebakaran yang terpasang di sejumlah titik di Lampung Selatan (Lampost.co/Juwantoro)


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengimbau kepada masyarakat Lamsel untuk selalu waspada terhadap titik panas. Pasalnya, kabupaten ini paling banyak titik panas (hotspot) mencapai 630 titik.

"Oleh sebab itu, kami ingatkan kepada warga Lampung Selatan untuk tidak melakukan hal - hal yang dapat menimbulkan kebakaran seperti membakar hutan dan membuang puntung rokok sembarangan,"ujar Kepala Damkar dan Penyelamatan Lamsel, Maturidi Ismail, melalui telepon, Jumat, 29 Juli 2022.

Menurutnya, untuk mengantisipasi kebakaran di Lampung Selatan, pihaknya mengaktifkan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (Balakar) di setiap desa. 

"Jika terjadi kebakaran dapat dengan cepat melaporkan kepada Dinas Damkar dan Penyelamatan dengan menghubungi Call Center Kalianda 082279513682/ 07273330053,"katanya.

Baca juga: 1.570 Titik Panas Terpantau Sepanjang Januari-Juli

Disinggung kondisi kendaraan Damkar, Maturidi menyatakan mobil Damkar kondisi baik sebanyak lima unit dan lima unit kurang baik. Namun, masih dapat dioperasikan.  

"Kami berdoa dan berharap tidak terjadi musibah kebakaran di Lampung Selatan,"tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kehutanan Lampung mencatat hingga Juli 2022 ditemukan 1.570 titik panas (hotspot). Wilayah titik panas terbanyak di Lampung Selatan sebanyak 630 titik, Lampung Timur 212 titik, dan Way Kanan 210 titik. Sisanya tersebar di daerah lainnya di Bumi Ruwa Jurai. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait