#beritalampung#beritadaerah#pemutihan

Warga Lampura Keluhkan Minimnya Sosialisasi Pemutihan

Warga Lampura Keluhkan Minimnya Sosialisasi Pemutihan
Ilustrasi. (FOTO: Antara/Feny Selly)


KOTABUMI (Lampost.co) -- Program Pemutihan pajak kendaraan di Kabupaten Lampung Utara dikeluhkan masyarakat setempat. Pasalnya, tidak hanya masyarakat yang kurang paham, melainkan juga aparatnya sendiri. Dalam hal ini, samsat dan jajarannya disana.

"Bagaimana kami mau ngurus kalau kami tidak tahu, tahu-tahu sudah pelaksanaan aja. Untung kesini baru kami tahu," kata salah seorang warga setempat kepada Lampost.co, Rabu (18/10/2017).

Menurutnya, ia dan masyarakat kurang memahami hal itu. Sebab, minim sosialisasi dari aparat setempat. Sehingga menyebabkan masyarakat hanya mengetahui dari informasi mulut kemulut saja.

"Ya buktinya bannernya baru saya lihat hari ini, lah katanya kemarin pembukaannya," pungkasnya.

Senada dikatakan Kanit Regident Polres Lampura, Iptu Aris Satrio. Menurutnya, pihaknya baru mengetahui adanya pemutihan dari pemrov Lampung. "Kami saja baru tahu ada pemutihan itu, soalnya belum terima sebarannya," kata dia.

Ia menerangkan bahwa keinginan masyarakat untuk melakukan pemutihan disana serupa dengan sebelumnya. Sangat banyak, bahkan lebih ramai dari sebelumnya. Mengingat, kegiatan itu baru sekali pada tahun ini dilaksanakan.

"Sebenarnya ada dampak negatifnya dari pemutihan ini, selain pemasukan daerah menjadi berkurang juga masyarakat jadi lalai akan target pembayaran pajak kendaraannya," terangnya.

EDITOR

Fajar Nofitra

loading...




Komentar


Berita Terkait