#idi#malapraktik

Warga Lampung Diminta Jangan Tergiur Perawatan Kecantikan Abal-abal

Warga Lampung Diminta Jangan Tergiur Perawatan Kecantikan Abal-abal
Wakil Ketua IDI Lampung dr Boy Zaghlul Zaini. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengimbau warga Lampung agar tidak mudah tergoda tawaran praktik medis dan kecantikan abal-abal. Imbauan ini terkait viralnya kasus malapraktik suntik cairan pembesar payudara di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) beberapa waktu lalu. 

Wakil Ketua IDI Lampung, dr. Boy Zaghlul Zaini mengingatkan warga tidak gampang tergiur dengan tawaran iklan praktik tersebut.  

"Jangan gampang dibodohi, jangan gampang termakan iklan. Kalau ada apa-apa, tanya yang kompeten," katanya, Jumat, 22 April 2022. 

Baca: Penyuntik Abal-abal Filter Payudara Ditangkap di Lamteng

 

Ia menyarankan, praktik tersebut hanya kompeten jika ditangani dokter spesialis bedah plastik. 

"Kalau pun ingin cantik atau mengubah bentuk tubuh, carilah yang kompeten," jelasnya. 

Guna membedakan dokter gadungan atau pun asli, katanya, warga bisa melihat Surat Izin Praktik (SIP) yang bersangkutan.  

"Tanya ke orang-orang, atau cari informasi ke IDI. Setahu saya dokter bedah plastik di Lampung baru satu, yakni dr. Bobby Swadarma," tuturnya. 

Menurutnya, kasus seperti ini memang sering terjadi dalam jangka waktu lima sampai 10 tahun lalu. 

"Kasus seperti ini sudah berulang, intinya masyarakat kita tidak pernah kapok," ujarnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait