segelbtsmetro

Warga Imopuro Pasang Spanduk 'Disegel' di Menara BTS

Warga Imopuro Pasang Spanduk 'Disegel' di Menara BTS
Lampost.co/Bambang Pamungkas


METRO (Lampost.co) -- Warga Imopuro yang berada di sekitar menara base transciever station (BTS) yang terletak di RT 28 RW 05 Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat meluapkan bentuk protes nya terhadap Pemerintah Kota Metro yang tidak dapat memberikan informasi berkas menara BTS dengan cara memasang spanduk yang bertuliskan "DI SEGEL".

 Hal ini disampaikan oleh Yudo H. Marhoet, salah seorang warga RT 28 RW 05 Kel. Imopuro, Kec. Metro Pusat yang termasuk tinggal di sekitar tower BTS, mengatakan, pemasangan ini termasuk tindakan kekecewaan nya terhadap Pemkot Metro.

"Pemasangan spanduk ini kita tunjukkan kepada Pemkot Metro terhadap lemahnya tindakan yang dilakukan. Kemarin kita sudah menyurati melalui somasi kepada Pemkot untuk mengambil tindakan tegas berupa pencabutan dan pembatalan Surat IMB yang menurut kita ada cacat prosedur dan substansinya," kata dia, Kamis, 08 Oktober 2020.

Dia menjelaskan, pendirian menara BTS tersebut tidak sesuai aturan. 

"Kalau kita mengacu kepada surat IMB antara permohonan izin dengan pelaksanaan tinjauan lapangan itu saling bertentangan dan itu juga bertentangan dengan Peneng yang tertera di menara itu, bahwa keberadaan menara itu sebelumnya sudah dibuat dulu sebelum adanya perizinan. Menurut kita itu sebuah cacat prosedur terus berkaitan dengan cacat substansi ini terlihat dengan adanya ketentuan peraturan undang-undang yang tidak dijalankan. Karena fakta dan kenyataan yang tidak diikuti disesuaikan sehingga memang menurut kita itu sudah sangat layak untuk dicabut dan dibatalkan," ujar dia.

"Ini bentuk protes keras kita terhadap Pemkot Metro. Sehingga kami melihat jika dipertahankan Pemkot tidak ada rasa perlindungan terhadap masyarakat. Kalau memang benar memberikan perlindungan, artinya mereka harus membela dan melindungi kepentingan masyarakat. Untuk pemasangan ini kami sudah menyampaikan pemberitahuan kepada pihak kepolisian untuk menyampaikan pendapat di muka umum dan kita sudah mendapat surat tanda bukti laporan pemberitahuan dari Polres Kota Metro," kata dia.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Metro, Iptu Harminto, mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan atas aksi pemasangan spanduk pada menara BTS dari warga Imopuro.

"Ya, kemarin kami terima dan kami memberikan balasan dengan mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) intinya seperti itu surat pemberitahuan yang mereka sampaikan mereka akan memasang spanduk sebagai bentuk proses," kata dia.

Menurutnya, aksi yang dilakukan warga itu masih terbilang wajar. Selagi tidak membuat kekacauan dan pengerusakan terhadap menara itu.

"Itu masih batas wajar, apalagi kami dari awal tetap menegaskan jangan ada tindakan yang diluar batas dan menerapkan protokol kesehatan. Mereka sudah berjanji tidak melakukan hal diluar batas," ujar dia. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait