#batokkelapa#asap#lamsel

Warga  Dusun Talangpanjang Keluhkan Polusi Asap Pembuatan Arang Batok

Warga  Dusun Talangpanjang Keluhkan Polusi Asap Pembuatan Arang Batok
Lokasi pembuatan arang batok kelapa di Perbatasan Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Senin 25 Juli 2022. Lampost.co/ Armansyah


Kalianda (Lampost.co)-- Warga Dusun Talangpanjang, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengeluhkan aktivitas usaha pembuatan arang dari tempurung kelapa yang terletak di perbatasan Desa Kalirejo.

Pasalnya, asap yang bersumber dari pembuatan arang tersebut mengganggu kesehatan masyarakat setempat. Apalagi aktivitas pembuatan arang batok kelapa itu dinilai tidak jauh dari pemukiman penduduk Dusun Talangpanjang.

Salah satu warga setempat, Edi Amirudin mengatakan dalam beberapa bulan terakhir pemukiman di dusun tersebut diselimuti asap tebal saat malam hari. Ia mengaku asap tersebut sangat mengganggu pernapasan.

Baca Juga : Penyebab Kepulan Asap di Gedung Satu Atap Pemkot

"Aktivitas produksi pembuatan arang batok kelapa itu pada malam hari ini. Jelas, asap dari pembuatan arang itu mengganggu kesehatan. Khususnya, saya sendiri setiap malam merasa sesak nafas," kata dia, Senin 25 Juli 2022.

Menurut Edi, ia pernah mengunjungi aktivitas pembuatan arang tersebut untuk meminta menghentikan kegiatan produksi pembuatan arang. Namun, beberapa hari kemudian aktivitas tersebut kembali dilanjutkan.

"Saya sendiri sudah pernah ke lokasi pembuatan arang itu. Soalnya saya pernah sakit sesak nafas karena banyaknya asap yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut," kata dia.

Ia bersama masyarakat setempat berharap pemerintah desa atau kecamatan supaya dapat menghentikan aktivitas tersebut.

"Kami minta aktivitas itu dihentikan. Saya bukan melarang usaha orang, tapi dampak yang ditimbulkan sangat membahayakan kesehatan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalirejo, Budiyono membenarkan adanya keluhan dari masyarakat setempat. Ia memastikan produksi pembuatan arang batok kelapa tersebut belum memiliki izin lingkungan.

"Pemilik usaha pembuatan arang batok kelapa itu merupakan warga Dusun Rejosari, Desa Kalirejo. Dulu pernah si pemilik minta izin secara lisan. Tapi, izin lingkungan belum ada," kata dia.

Dia mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut. Namun, pihaknya akan melakukan kroscek tempat produksi pembuatan arang batok tersebut.

"Untuk lokasi belum kami pastikan masuk Desa Kalirejo. Lokasinya itu tepat diperbatasan. Kami cek dulu ke lokasi. Kemudian, kami memberikan imbauan ke si pemilik supaya memperhatikan dampak lingkungannya," kata dia.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait