#covid-19#rapidtest#dkijakarta

Warga DKI yang Ikut Rapid Test 213.827

Warga DKI yang Ikut <i>Rapid Test</i> 213.827
Petugas kesehatan melakukan tes cepat (rapid test) covid-19 kepada warga. Antara/Adiwinata Solihin


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus melakukan pemeriksaan rapid test terhadap masyarakat di sejumlah kelurahan yang berada di zona merah. Total 213.827 warga DKI Jakarta telah menjalani rapid test hingga Jumat, 26 Juni 2020.

"Persentase positif Covid-19 empat persen. Perincian 7.389 orang dinyatakan reaktif dan 205.988 orang dinyatakan nonreaktif," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Juni 2020.

Ani menuturkan warga dinyatakan reaktif itu akan diperiksa kembali dengan pemeriksaan swab untuk uji polymerase chain reaction (PCR). Tercatat 228.230 sampel telah dites PCR hingga Kamis, 25 Juni 2020.

"Pada 25 Juni dilakukan tes PCR pada 5.281 orang, 4.122 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru," ujarnya.

Dari jumlah itu 168 orang dinyatakan positif dan 3.954 orang negatif Covid-19. Mereka yang terkonfirmasi positif dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta Utara, atau rumah sakit lainnya maupun isolasi mandiri di rumah.

Masyarakat diimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Serta menjaga jarak minimal 1,5-2 meter antarorang.

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait