#beritalampung#beritabpesawaran#pajak

Warga Diingatkan untuk Tertib Bayar Pajak Kendaraan, Telat Pajak 2 Tahun Dianggap Bodong

Warga Diingatkan untuk Tertib Bayar Pajak Kendaraan, Telat Pajak 2 Tahun Dianggap Bodong
Kepala UPTD Pendapatan Wilayah VIII Samsat Pesawaran, Dimas Aditya, saat melakukan sosialisasi Pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009 di Pasar Hanura, Kecamatan Teluk Pandan. Lampost.co/Putra Pancasila


Pesawaran (Lampost.co): Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Pesawaran melakukan sosialisasi Pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009, bahwa kendaraan yang mati STNK atau telat pajak 2 tahun dapat dicabut/dihapus registrasinya.

Kepala UPTD Pendapatan Wilayah VIII Samsat Pesawaran Dimas Aditya mengatakan sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mendapatkan informasi yang lebih detail mengenai Pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009.

"Kami terus mengingatkan kepada masyarakat agar tertib melakukan pembayaran pajak kendaraan dan registrasi ulang, serta segera lakukan balik nama untuk kendaraan bekas, karena bila terjadi penunggakkan pajak selama 5 tahun, ditambah 2 tahun selanjutnya, maka seluruh data yang ada di Samsat akan terhapus dan kendaraan itu tidak bisa lagi diurus," ujarnya saat melakukan sosialisasi di Pasar Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Rabu, 19 Oktober 2022.

Dia mengingatkan setelah melakukan sosialisasi ini masyarakat dapat segera membayar pajak kendaraan bermotor apabila sudah masuk waktunya.

Baca juga:  Hasil Nilai Tes Selaksi Panwascam Tak Dipublikasikan, JPPR Lampung Nilai Bawaslu Tak Transparan

"Ini penegakkan hukum yang tidak main-main, karena semua pihak sudah berkomitmen bahwa penerapan Pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009 akan segera dilaksanakan. Oleh karena itu, untuk saat ini kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar kendaraan yang mereka miliki tidak bodong," ujar dia.

"Dan saya juga berpesan kepada para masyarakat yang telah mengetahui informasi ini untuk menyampaikan imbauan tentang aturan ini kepada kerabat dan lingkungan pengendara agar yang menunggak pajak dapat segera membayar pajaknya dengan segera," lanjut dia.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggandeng pihak kepolisian khususnya Satlantas Polres Pesawaran untuk bersama-sama menyosialisasikan Pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009, kepada masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Pesawaran.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait