#jalanrusak#infrastruktur

Warga Desa Rulung Mulya Keluhkan Jalan Rusak

Warga Desa Rulung Mulya Keluhkan Jalan Rusak
Jalan kabupaten menuju desa Rulung Mulya, kondisinya tidak terawat, semua badan jalan kondisinya rusak. Febi Herumanika/Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Jalan kabupaten menuju Desa Rulung Mulya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, kondisinya sangat memperihatinkan. Nyaris seluruh badan jalan rusak, dan tak ada lagi lapisan aspal untuk menuju desa yang berbatasan dengan tiga kabupaten itu.

Rulung Mulya merupakan desa paling ujung Kecamatan Natar, desa ini berbatasan langsung dengan tiga kabupaten, yakni Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Pesawaran.

Hasil bumi di desa ini cukup berlimpah terutama buah jeruk dan duku. Bahkan warga mengklaim di Lampung tidak ada perkebunan buah seluas kebun jeruk di Rulung Mulya.

"Untuk mengeluarkan hasil bumi dari kebun, kami harus tiga kali ganti kendaraan, pertama diangkut pakai motor sampai ke desa, dari desa diantar ke desa tetangga yang jalanya bagus. Rata-rata tidak berani masuk kalau muatan berat karena pasti nyangkut," kata Musrodin, warga setempat ditemui di lokasi, Kamis, 24 Juni 2021.

Menurut Musrodin, jalan desa sudah sejak lama rusak namun dibiarkan begitu saja. Sempat diperbaiki, namun itu pun hasil swadaya warga, karena jika tidak diperbaiki akan menghambat akses untuk berpergian.

"Kalau hujan kondisi jembatan pas di perbatasan yang ada pintu gerbang itu nggak bisa lewat karena banjir. Tanjakan di dekat jembatan itu sudah tiga nyawa melayang karena kecelakaan," tambahnya.

Warga sangat berharap pemerintah daerah peduli terhadap pembanguan desa terpencil seperti Desa Rulung Mulya, mengingat desa ini hasil buminya sangat banyak bahkan berlimpah.

"Tiga kabupaten yang berbatasan dengan desa ini bagus semua jalanya. Smentara kami jalanya sejak puluhan tahun tidak pernah diperbaiki, apa lagi jalan ini jalan satu-satunya," keluhnya.

Musrodi menambahkan Desa Rulung Mulya merupakan salah satu desa yang menyuplai hasil bumi berupa buah ke kota terutama Bandar Lampung.

"Yang kasihan itu anak sekolah jalan berkilo-kilo meter kondisi jalan rusak, kami hanya berharap jalan bagus itu saja," jelasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait