#desa#tenagkesehatan

Warga Desa Lepang Tengah Membutuhkan Petugas Kesehatan

Warga Desa Lepang Tengah Membutuhkan Petugas Kesehatan
Caption; Kepala Desa (Kades) Lepang Tengah, Kecamatan Sungkai Jaya, Senferi, menunjukkan gedung puskesmas pembantu (Pustu) didesanya, Minggu (10-5-2019). LAMPUNG POST/YUDHI HARDIYANTO


Kotabumi (Lampost.co) -- Penyebaran tenaga petugas kesehatan baik tenaga bidan maupun dokter umum, di desa masih belum merata. Hal itu terjadi di Desa Lepang Tengah, Kecamatan Sungkai Jaya.

 "Masyarakat di sini sangat berharap kehadiran petugas kesehatan baik bidan maupun dokter umum, untuk melayani masalah kesehatan dasar warga. Sebab, bila sakit dan terpaksa mesti berobat mereka (warga-red) mesti menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk ke puskesmas terdekat" ujar Kepala Desa (Kades) Lepang Tengah, Kecamatan Sungkai Jaya, Senferi, dikediamannya, Minggu, 10 Mei 2020.

Dia mengaku, sejak ayahnya menjabat sebagai menjadi kepala desa, sampai jabatan kepala desa itu dia emban saat ini, agar Desa Lepang Tengah, memiliki tenaga kesehatan seperti bidan maupun dokter umum di desa guna menyampaikan layanan kesehatan dasar bagi warganya masih belum berhasil.

"Pengajuan untuk menghadirkan tenaga kesehatan di desa sudah berkali-kali kami lakukan baik melalui proposal maupun datang langsung ke Instansi terkait di kabupaten tapi sampai hari ini, realisasi usulan warga itu masih belum terwujud" kata dia.

Baginya, kehadiran tenaga kesehatan mendesak dilakukan. Sebab, bila warganya sakit, mereka mesti menempuh jarak yang cukup jauh menuju ke Puskesmas terdekat hanya untuk berobat. 

"Bila sakit, warga di sini mesti berobat ke Puskesmas terdekat, seperti di Puskesmas Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, dengan jarak tempuh 15 km dari kantor balai desa atau ke Puskesmas Sungkai Jaya di ibu kota kecamatan dengan jarak tempuh sekitar 10 km" tuturnya.

Di singgung tentang fasilitas, dia menjawab, untuk gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) telah disiapkan, bahkan melalui APBD tahun anggaran (TA) 2017 lalu, gedung itu telah direhabilitasi. Gedung yang dipersiapkan tersebut, bukan hanya untuk ruang praktek kesehatan, tapi bila dibutuhkan, gedung Pustu itu juga menyiapkan ruang untuk tempat tinggal bagi petugas kesehatan yang bertugas.

"Persiapan Pustu telah lama kami lakukan dan selama ini, masih difungsikan untuk posyandu desa. Hal ini dilakukan karena bila sewaktu-waktu permohonan kami dikabulkan, petugas tinggal melaksanakan tugasnya di sini," kata dia.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait