#sertifikat#buktikepemilikantanah

Warga Cempaka Putih Desak Bupati Lamteng Dorong Penyerahan Sertifikat

( kata)
Warga Cempaka Putih Desak Bupati Lamteng Dorong Penyerahan Sertifikat
Para pengunjuk rasa mendesak bupati Lamteng mendorong penyerahan sertifikat milik warga Cempaka Putih yang kini ditahan sekelompok orang.Dok.


Gunungsugih (Lampost.co) -- Ratusan warga Cempaka Putih, Bandarsurabaya, Lampung Tengah, menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemkab setempat, Rabu, 22 Juli 2020. Mereka menuntut sertifikat tanah diserahkan karena diduga saat ini ratusan sertifikat tanah milik mereka ditahan sekelompok orang dengan berbagai alasan.

Perwakilan masyarakat Cempaka Putih dalam orasinya mengatakan sertifikat tanah mereka sudah jadi dan ditahan sekelompok orang yang mencatut nama perwakilan masyarakat adat. "Kami meminta bupati tegas dan memberikan hak kami," kata Adi dari atas mobil komando aksi.

Dia menambahkan jika tak kunjung ada keputusan terkait sertifikat tanah mereka, aksi akan terus dilakukan. "Kami akan terus beraksi sampai sertifikat milik kami diserahkan," katanya.

Informasi yang dihimpun Lampost.co, ratusan warga Cempaka Putih mengikuti program sertifikat tanah dan telah membayarkan sejumlah uang sesuai kesepakatan sebagai biaya. Namun setelah sertifikat jadi sekitar Agustus 2019 lalu, sekelompok orang menahan sertifikat dan baru boleh dibagikan apabila warga menebusnya.

Warga Cempaka Putih menganggap Bupati Lamteng Loekman Djojosoemarto memiliki kewenangan untuk mendorong agar sertifikat segera dibagikan. Sebab, Pemkab Lamteng harus mengamankan program pemerintah Pusat.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...


Berita Terkait



Komentar