#limbah#ipltbakung

Warga Bakung Klaim Tak Pernah Terima Kompensasi Dampak IPLT

Warga Bakung Klaim Tak Pernah Terima Kompensasi Dampak IPLT
Instalasi pengolahan limbah tinja di Bakung yang sempat overkapasitas. (Foto:Lampost/Umar Robani)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Sebelum diperbaiki, Instalasi pengolahan limbah tinja (IPLT) di TPA Bakung mengalami over kapasitas, hingga limbah tinja meluap dan mengalir ke permukiman warga saat hujan.


Meski begitu, Zainuddin, warga RT 01, Bakung, Telukbetung Barat, mengaku belum pernah menerima kompensasi dari kerugian yang dialaminya akibat IPLT yang kelebihan kapasitas. Padahal, dampak sangat dirasakan warga setempat.

"Belum pernah ada kompensasi, padahal ya lumpur itu sampe sini kalau hujan," kata dia, Senin, 16 Mei 2022.

Menurutnya, lumpur tinja meluap mengalir dari arah TPA Bakung ke jalan dan pemukiman warga. Bahkan, lanjutnya, jika intensitas hujan tinggi lumpur berwarna hitam sampai masuk ke rumah.

Selain lumpur, warga setempat juga mengeluhkan sampah yang berserakan di sepanjang jalan arah IPLT dan TPA Bakung. Jainuri, warga lainnya, mengatakan, hal tersebut menimbulkan aroma busuk yang tercium hingga pemukiman.

"Air juga di sini pakai PAM, ada yang pakai sumur kalau PAM mati, tapi ya kalau untuk diminum tetap beli," tuturnya.

Menurutnya, warga telah menyampaikan permasalahan itu ke pengelola TPA. Namun, belum ada tindakan serius untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kalau warga sini harapannya mudah-mudahan segera ada solusi, karena sangat menggangu," ungkapnya.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait