#perusakan#wapres

Wapres Minta Perusak Masjid Ahmadiyah Dihukum Tegas

Wapres Minta Perusak Masjid Ahmadiyah Dihukum Tegas
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mendorong kepolisian mengusut tuntas kasus perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat. Apabila ada unsur kriminal, hukum harus ditegakkan dengan tegas.

"Penegakan hukum yang lakukan pelanggaran, baik yang menyerang atau pelanggaran yang diserang," ujar Ma'ruf saat konferensi pers virtual di SMK 19, Jakarta, Rabu, 8 September 2021.

Ma'ruf menilai penegakan hukum tegas dapat mencegah kejadian serupa terjadi. Pasalnya, sudah ada aturan yang jelas soal penyerangan dengan alasan apa pun dilarang. 

"Semua prinsipnya ditegakkan siapa saja. Dengan demikian, tidak akan memberikan kesempatan terjadi ke depannya dan aparat bisa selalu mengantisipasi kemungkinan itu lebih dini," jelas dia.

Sebelumnya, polisi menetapkan 16 tersangka dalam kasus perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang. Seluruh tersangka merupakan warga Sintang. Perannya diduga sebagai pelaku perusakan 

Perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang terjadi pada Jumat, 3 September 2021. Perusakan diduga dipicu warga yang kecewa karena Pemkab Sintang hanya menghentikan operasional masjid Ahmadiyah, sedangkan mereka menuntut masjid itu dibongkar.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait