Wapresunila

Wapres Harap Unila Jadi Aktor Pengembangan SDM Lampung

( kata)
Wapres Harap Unila Jadi Aktor Pengembangan SDM Lampung
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat orasi ilmiahnya pada Rapat Luar Biasa Senat dalam Rangka Dies Natalis Unila ke 55 Tahun. Umar Robani


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Universitas Lampung mampu menjadi aktor dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Lampung. Hal itu disampaikan dalam orasi ilmiahnya pada Rapat Luar Biasa Senat dalam Rangka Dies Natalis Unila ke 55 Tahun, Rabu, 23 September 2020.

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin menyampaikan kualitas SDM adalah persoalan mendasar bagi negara. Menurutnya, SDM unggul adalah SDM yang sehat, cerdas, dan memiliki produktivitas dalam menghasilkan produk yang bermanfaat serta memiliki semangat untuk berkompetisi.

"Saya berharap Unila mampu menjalankan peran perguruan tinggi secara maksimal meningkatkan kapasitas masyarakat dan kualitas sdm termasuk kapasitas masyarakat dalam membangun ekonomi umat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, kampus memiliki peran penting dalam membangun kualitas sdm unggul. Untuk itu, Unila harus menjadi aktor utama dalam pengembangan dan meningkatkan kualitas sdm di Lampung.

Menurutnya, hal itu dapat dilakukan melalui menekankan arah pendidikan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu peningkatan SDM juga bisa dilakukan dengan memperbanyak pendidikan keterampilan agar para lulusan dapat mandiri dan menciptakan peluang bagi masyarakat luas.

"Saya juga berharap Unila bisa membekali pendidikan berkarakter bagi mahasiswa, sehingga mereka memiliki identitas lokal yang mengutamakan kepentingan masyarakat tanpa memandang golongan-golongan," tuturnya.

Terkait hal itu, Rektor Unila Prof Karomani mengatakan kampusnya siap mewujudkan harapan Wapres Ma'ruf Amin. Saat ini pihaknya tengah fokus dalam menciptakan inovasi-inovasi dalam pengembangan pendidikan di Unila.

Salah satu program yang dilakukan adalah peningkatan remonerasi bagi akademisi yang gencar melakukan inovasi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan daya saing para dosen untuk terus meningkatkan kualitasnya.

"Fakultas terbaik, jurusan terbaik, dan dosen terbaik akan mendapat insentif lebih besar, siapa yang berkeringat itulah yang kita hargai. Kita bersinergi dalam dalam saing itu," ungkap Karomani.

Selain itu, pihaknya juga kini tengah fokus melakukan percepatan peraihan gelar profesor. Hal itu dibuktikan dengan banyak usulan dosen untuk meraih gelar profesor yakni 30 orang dalam waktu 1 semester.

Hal itu dilakukan untuk cepat meningkatkan kualitas kampus sebagai lembaga yang berperan dalam meningkatkan kualitas SDM. Program itu juga ditujukan untuk meningkatkan peringkat Unila dalam kancah nasional dan internasional.

"Peringkat adalah sebab, tentu dengan dengan kualitas yang baik maka akan meningkatkan peringkat Unila," ungkap mantan Warek III Unila itu.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait