#penipuan#honorer

Wanita

Wanita
Pelaku penipuan yang berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Pesawaran. Dok Polres


Pesawaran (Lampost.co) -- Jajaran Satreskrim Polres Pesawaran mengamankan pelaku penipuan modus bisa memasukkan sebagai pegawai honorer di sejumlah instansi yang ada di Kota Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin mengatakan, saat ini ada empat orang yang telah menjadi korban yaitu Japriyanto, Maela Komala Sari, Ismail Ependi serta Muhammad Yusron. Mereka merupakan warga Bandar Lampung, dan Lampung Selatan.

"Tanggal 14 April 2019 tepatnya di Perumahan Asri Jaya Indah Permai, Jalan Tawai, Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran. Telah terjadi tindak pidana penipuan yang mana pelapor mengatakan bisa menjadikan korban pegawai honorer di dinas kesehatan, dinas parawisata, dinas pendudukan dan catatan sipil serta dinas pemuda dan olahraga Kota Bandar Lampung," ujarnya, Kamis, 12 Mei 2022.

Bahkan pelaku berinisial DPS (30) tersebut, lanjutnya, memaksa para korban harus menyetorkan uang terlebih dahulu sebagai tanda jadi, setelah uang para korban diserahkan maka para korban akan diberikan surat keputusan pegawai honorer di pemerintah kota Bandar Lampung selambat-lambatnya tiga bulan.

"Karena bujuk rayu tersebut, maka para korban selanjutnya menyetorkan sejumlah uang kepada terlapor. Namun setelah uang disetorkan para korban belum bekerja seperti yang dijanjikan pelaku, bahkan pelaku menghilang tak bisa dihubungi, keempat korban itu ditaksir menderita kerugian sekitar Rp392,5 juta," ujar dia.

Setelah mendapatkan laporan, lanjutnya, pada Kamis 12 Mei 2022, Tim Tekab 308 Polres Pesawaran melakukan pengejaran terhadap pelaku di daerah Talang Bali Sungai Gerong, Kecamatan Sungairebo, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

"Setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka, anggota langsung melakukan pengejaran kepada pelaku ke lokasi persembunyiannya, dan akhirnya kita berhasil mengamankan dan saat ini diamankan di Polres Pesawaran," kata dia.

Pelaku dijerat pasal 372 KUHP tentang penggelapan serta pasal junkto pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana penjara minimal empat tahun.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait