#pilkada#pemilu#politik#beritalamteng

Wali Kota Metro Pairin Diperiksa Bawaslu Lamteng

( kata)
Wali Kota Metro Pairin Diperiksa Bawaslu Lamteng
Pairin beri keterangan pada awak media usai satu setengah jam diperiksa Bawaslu Lamteng. Lampost.co/Wahyu Pamungkas


Gunungsugih (Lampost.co): Wali Kota Metro Ahmad Pairin memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah terkait viralnya foto Pairin yang terkesan mendukung calon tertentu pada pemilihan kepala daerah-wakil kepala daerah di Lamteng 2020.

Ketua Bawaslu Lamteng Harmono, Senin, 19 Oktober 2020, mengatakan pihaknya memanggil Pairin untuk mengklarifikasi terkait foto bersama seseorang sambil mengacungkan dua jari yang viral di media sosial beberapa hari terakhir. 

"Kami meminta keterangan kepada Pak Pairin. Kami meminta penjelasan terkait foto itu," kata Harmono.

Hampir satu setengah jam, Bawaslu menyampaikan sekitar 20 pertanyaan. Menurut Harmono, pihaknya menekankan pada keterangan untuk memenuhi materiilnya.

"Kami sedang investigasi terkait unsur formil dan materiilnya. Ini terkait Pak Pairin sebagai pejabat negara. Kalau unsur formil dan materiilnya terpenuhi, kami bawa ke Gakkumdu," katanya.

Selain itu, lanjut Harmono, ada empat kepala kampung yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait foto dan kejadian pada saat foto itu diambil. Ini langkah lanjutan, setelah pemeriksaan pada Pairin. 

"Rencananya empat kepala kampung (kakam) juga kami mintai keterangan. Tapi belum, itu masih nanti. Secara keseluruhan ada sembilan kakam yang nantinya akan kami minta keterangan, " kata dia. 

Harmono menjelaskan persoalan foto tersebut belum masuk tanah perkara yang ditangani Gakkumdu, sehingga tidak diatur batasan waktu tahapannya.

"Ini masih tahap pengumpulan bahan dan keterangan. Nanti setelah di Gakkumdu, per tahapan ada waktunya. Saya juga belum bisa menjawab pertanyaan yang masuk ke materi, " kata Harmono. 

Sementara itu, Pairin kepada sejumlah awak media di Kantor Bawaslu mengaku beberapa hari lalu bertemu dengan salah seorang kepala kampung. Saat itu, anak buah kakam tersebut mengajak berfoto dan ada yang memberi aba-aba untuk mengacungkan jari. Mengaku tak paham maksudnya, Pairin hanya mengikuti dan mengacungkan jari. 

"Anak buahnya bilang kangen bapak terus ngrangkul-ngrangkul, ngajak foto, terus ada yang ngasih aba-aba gini pak, gini pak, nggak ngeh saya, " kata Pairin yang mengaku sedang bertandang ke Rumbia, Lamteng.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait