#Vaksin#covid-19lampung

Wali Kota Herman HN Targetkan Stok Vaksin Habis dalam Sebulan

Wali Kota Herman HN Targetkan Stok Vaksin Habis dalam Sebulan
Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di halaman kantor Pemkot Bandar Lampung, Jumat, 29 Januari 2021. Dok Humas Pemkot


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menargetkan stok vaksin Covid-19 pertama habis dalam waktu sebulan.  

"Saya minta kepada Dinas Kesehatan jangan lama-lama (Mengabiskan stok vaksin). Kalau bisa sebulan 9000-an vaksin itu habis biar dari pusat datang lagi supaya rakyat sehat semua," ujarnya saat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di halaman Pemkot Bandar Lampung, Jumat, 29 Januari 2021. 

Dirinya mengungkapkan bahwa pemberian vaksin Sinovac ini dilakukan demi meningkatkan imun tubuh agar terhindar dari virus Covid-19.

"Vaksin pertama ada 20 orang lebih di Pemkot ini, sehat semua segar. Ini vaksin kedua mudah-mudahan lebih segar lagi," kata dia.  

Kepada yang telah menerima vaksin tahap kedua ini, Wali Kota meminta agar informasi menceritakan pengalamannya kepada masyarakat sekitar. Sosialisasi upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat ini menjadi penting.

"Pesan saya kepada yang sudah vaksin kedua ini beritahukan kepada rakyat bahwa vaksin ini tidak ada masalah bahkan sehat semua. Saya sebenarnya ingin tapi karena umur tidak boleh. Umur di atas 60 tahun, ujar dia.  

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung Wiyadi mengatakan dalam penyuntikan vaksin kedua ini dirasakan lebih baik dari sebelumnya. 

"Saya seperti berasa muda lima tahun. Dari vaksin pertama sampai kedua ini lebih enak. Pertama tidak ada gejala apa-apa, tapi ini lebih enak," katanya. 

Wiyadi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu menerima vaksin Covid-19. Terutama ketika pemberian vaksin kepada warga mulai dilaksanakan.  

"Kami imbau seluruh masyarakat jangan ragu-ragu. Kalau nanti Pemkot mulai vaksinasi untuk masyarakat lebih baik ikuti program ini. Saya sendiri merasakan ini sudah hari ke 14 dan vaksin yang kedua alhamdulillah masih sehat dan tambah lebih sehat lagi," ujarnya.  

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait