#TPA#TPATanjungsari#lingkungan

Walhi Sebut Pembangunan TPA Tanjungsari Asal-asalan

Walhi Sebut Pembangunan TPA Tanjungsari Asal-asalan
Kondisi proyek pengerjaan TPA Tanjungsari. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung menyayangkan pekerjaan pembanguan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungsari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan. 

"Pembangunan TPA itu ada sistem dan tata cara serta aturan, tidak bisa sembarangan. Kalau dikerjakan sembarangan masyarakat sekitar TPA tentu akan sangat dirugikan. TPA yang dinilai merugikan masyarakat termasuk dalam kejahatan hak asasi manusia, " ujar Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Irfan Tri Musri, Senin 5 April 2021.

Setiap TPA yang dibangun mesti ada pengelola limbah, baik itu limbah tinja atau pun limbah lain dari TPA tersebut. 

"Kalau tidak ada pengelolaan limbah lantas bagaimana cara pembuangannya. Penyebab tidak adanya instalasi pengolahan limbah terpadu (IPLT) di TPA perlu ada kejelasan, terlebih sudah dilelang dalam Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)," ungkap dia. 

Walhi juga mengomentari pembanguan TPA yang masih dinilai kurang maksimal. Irfan menegaskan perlu adanya penyelidikan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kejaksaan mengingat anggaran yang keluar dari APBN untuk TPA Tanjungsari cukup besar. 

Baca: TPA Rp15 Miliar di Tanjungsari Tak Terawat

 

"Kami mendesak KPK beserta Kejaksaan turun tangan untuk menyelidiki persoalan TPA Tanjungsari ini," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait