#tenagap3k#enyerahan-sk#lampura

Wakil Bupati Lampura Ardian Serahkan SK bagi 891 Tenaga P3K

Wakil Bupati Lampura Ardian Serahkan SK bagi 891 Tenaga P3K
Wakil Bupati Lampura Ardian Saputra saat menyerahkan secara simbolis SK bagi 891 Tenaga P3K. (Foto:LampostFajar Nofrita)


Kotabumi (Lampost.co)--Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) diharapkan dapat mendukung roda pemerintahan, khususnya mewujudkan Lampung Utara maju, sejahtera, agamis, dan bermartabat.

Wakil Bupati Lampung Utara, Ardian Saputra mengharapkan hal itu saat menyerahkan berkas SK pegawai pemerintah (P3K),  Rabu, 22 Juni 2022, mengungkapkan dengan adanya perubahan status disandang harus diiringi peningkatan kualitas kinerja di masa mendatang.

"Kalian termasuk orang-orang beruntung mendapat kesempatan yang banyak diidam-idamkan orang ," ujar Ardian.

Karenanya, lanjut dia, perubahan tersebut memiliki mekanisme bermuara pada tanggung jawab berbeda dari sebelumnya. Oleh karena itu, pegawai pemerintah wajib bekerja secara profesional, disiplin, serta selalu memperhatikan dan menjaga martabat institusi diamanahkan, katanya.

"Alhamdulillah, setelah melalui mekanisme dan proses dilaksanakan akhirnya dapat direalisasikan. Saya ucapkan selamat bergabung menjadi bagian dari pelaksana tugas pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Lampung Utara," terang Wabup.

Ardian mengingatkan para P3K agar tidak terlena dengan status baru disandangnya. Sehingga lupa dengan tugas dan kewajibannya, karena akan ada evaluasi kinerja mereka di masa mendatang.

"Hasil evaluasi ini cukup berperan untuk menentukan kelanjutan status  tersebut. Selain itu, tetaplah menjaga kerukunan dan kedamaian, serta turut aktif untuk mewujudkan perubahan Lampura kearah lebih baik lagi kedepannya," pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian ‎dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampura, Hairul Fadila menambahkan jumlah P3K yang menerima SK pengangkatan saat ini sebanyak 891 orang. Melalui tes yang dilakukan dalam dua tahap yakni 442 orang di tahap I dan 449 orang tahap II.

"Dari 891 orang itu, hanya dua orang saja yang berasal dari nonguru. Selebihnya berasal dari tenaga pendidik atau guru," jelasnya.‎

Para honorer yang kebanyakan berasal dari kalangan guru itu  tampak sumringah, dan bersyukur dengan demikian rasa gundah dihati selama hampir satu tahun itu dijawab pemerintah daerah.

"Alhamdulillah syukur, hari ini kami mendapatkan SK. Ini penantian panjang yang berakhir dengan indah," ujar salah seorang guru honorer diterima melalui P3K asal Kecamatan Abung Selatan, Faizal AS usai prosesi pembagian SK dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Stadion Sukung Kotabumi pagi.

Dengan diterima surat penugasan tersebut, dirinya mengaku terharu dan cukup puas dengan kinerja pemerintah daerah."Mudah - mudahan ini menjadi awal yang indah bagi kami, dapat lebih meningkatkan kinerja membawa generasi emas bagi Indonesia," terangnya.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait