#Covid-19

Wagub Apresiasi Gerakan Lima Juta Masker

Wagub Apresiasi Gerakan Lima Juta Masker
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalimdalam peluncuran Distribusi 5 Juta Masker Medis yang diinisiasi GP Ansor, Aice Group, dan Kantor Staf Presiden (KSP) di Pendopo Rumah Dinas Wakil Gubernur, Jumat, 5 Maret 2021. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengapresiasi kolaborasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung dengan Aice Group yang telah menghadirkan gerakan bantuan lima juta masker medis kepada masyarakat.

Nunik, sapaan akrab Chusnunia optimistis, kolaborasi dan gotong royong semua pihak bisa menekan penyebaran covid-19 di Bumi Ruwa Jurai.

"Kami menyambut baik langkah yang diambil Aice Grup dalam kegiatan lima juta masker untuk Indonesia yang bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya GP  Ansor," kata Nunik, dalam peluncuran Distribusi 5 Juta Masker Medis dari Gerakan Pentahelix yang diinisiasi GP Ansor, Aice Group, dan Kantor Staf Presiden (KSP) di Pendopo Rumah Dinas Wakil Gubernur, Jumat, 5 Maret 2021. 

Nunik mengatakan,  meskipun tanggung jawab utama penanganan covid-19 berada di pemerintah, namun semua pihak memiliki kewajiban dalam menjaga kesehatan masyarakat.

"Tentunya segala macam bantuan, baik dari swasta maupun instansi pemerintahan yang bermanfaat bagi masyarakat akan kami dukung sepenuhnya," kata dia.

Brand Manager Aice Group, Sylvana, mengatakan gerakan distribusi dan edukasi penggunaan lima juta masker medis bersama GP Ansor ini berlangsung di seluruh Indonesia.

“Kami berharap Lampung dapat terus menjaga perbaikan kondisi pandemi di wilayahnya dengan mengintegrasikan kebijakan pemerintah daerah dengan partisipasi para pemangku kepentingan,” jelasnya.

Ketua PW GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim, menyebut, Bandar Lampung menjadi kota ke-18 yang disinggahi GP Ansor, KSP, dan Aice Group. Terdapat 150 ribu lembar masker medis yang didistribusikan dalam kegiatan kemanusiaan ini.

“GP Ansor ini menghimpun kekuatan komunikasi dan edukasi para tokoh masyarakat. Kami tidak akan jalan sendiri. Gerakan lima juta masker melibatkan unsur pemerintahan, akademisi, swasta, dan kalangan jurnalis. Mudah-mudahan kerja sama seluruh anak bangsa ini akan menjadikan 2021 menjadi tahun terakhir pandemi Indonesia. Amin,” kata Hidir. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait