#pelanggaranprokes#beritalampung

Wabup Lamteng Berpeluang Bebas, Tim Pelapor: Pantas Dihukum Berat

Wabup Lamteng Berpeluang Bebas, Tim Pelapor: Pantas Dihukum Berat
Wabup Lamteng, Ardito Wijaya, menjalani sanksi administrasi membersihkan fasilitas umum. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, berpotensi bebas dari penyelidikan kasus pelanggaran protokol kesehatan di Polda Lampung. Hal itu setelah adanya Putusan Pengadilan Negeri Lampung Tengah yang memberi sanksi administratif.

Sebab, dalam istilah hukum ada asas ne bis in idem. Artinya hukum melarang terdakwa diadili lebih dari satu kali atas satu perbuatan yang sama. 

Menanggapi hal tersebut, Kuasa hukum pelapor Habibi, Putri Maya Rumanti, mengatakan pihaknya akan mengkaji ulang jika proses hukum Ardito Wijaya dihentikan. Sebab, pelanggaran protokol kesehatan perlu di hukum berat. Apalagi, Ardito sebagai wakil kepala daerah dan ketua gugus tugas yang harusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat.

"Nanti bersama tim kuasa hukum tentu akan mengkaji ulang hasil keputusan gelar perkara Ardito Wijaya minggu depan," kata Putri, Minggu, 8 Agustus 2021

Untuk itu, timnya akan mengkaji hasil gelar perkara, seperti alasan penghentian kasus, pasal yang diterapkan, hasil dari saksi ahli. "Kami juga lengkapi semua laporan, seperti saksi-saksi yang dibutuhkan, bukti video, dan lainnya," katanya.

Menurut dia, kasus pelanggaran protokol kesehatan banyak yang diproses hukum bahkan divonis satu tahun ke atas. Namun, berbeda yang dialami terlapor hanya di sanksi adminitrasi membersihkan fasilitas umum.

"Kemungkinannya kecil untuk menetapkan Ardito sebagai tersangka. Namun, kami optimis karena banyak kasus-kasus yang sama seperti itu dan semua jadi tersangka," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait